Judul Buku : No One’s Perfect
Penulis : Hirotada Ototake
Penerbit : Elex Media Komputindo (Jakarta)
Tebal Buku : 240 Halaman
Tahun Terbit : November 2007, cetakan ketiga
Ini adalah sebuah buku yang menceritakan jalan hidup Hirotada Ototake, seorang penderita tetra-melia, yaitu suatu kelainan bawaan yang membuatnya hampir tidak memiliki tangan dan kaki. Keterbatasan fisiknya tak pernah membuatnya menyerah menghadapi hidup yang diberi Tuhan padanya.
Hirotada Ototake lahir di Jepang pada 6 April 1976 dalam keadaan yang tidak diduga, nyaris tanpa tangan dan kaki. Ayahnya sangat takut untuk menunjukkan Oto pada ibunya sehingga Oto baru bertemu ibunya untuk pertama kali setelah 3 minggu dia dilahirkan. Dugaan sang ayah salah besar, ibu Oto justru sangat bahagia karena bisa melihat anaknya, walau kondisi anaknya sedikit berbeda.
Orang tua Oto harus dengan susah payah mencarikannya sekolah, karena anak cacat biasanya sekolah di sekolah khusus, namun ayah Oto ingin agar Oto masuk di sekolah umum. Oto menghabiskan masa TKnya di TK Seibo, masa SD dan SMPnya di Yohga, SMA di Toyama dan masa kuliahnya di Universitas Waseda. Semua itu tidak dia dapatkan dengan mudah, tapi dengan perjuangan keras.
Dengan keterbatasannya, Oto tidak pernah mau dikasihani oleh orang lain, walau dia tidak menolak bantuan teman-temannya. Dia tetap menulis walau dengan tangannya yang hanya berukuran 10-20 cm, tetap mengikuti lomba maraton di sekolahnya, bakhan masuk menjadi anggota tim basket saat SMP. Oto menatap ke depan dengan kepala tegak, tak pernah ada kata menyerah di kamusnya, dan cacatnya tidak pernah dianggap sebagai penghalang untuk meraih apa yang diinginkannya.
Saya terharu membaca kisah hidupnya, dengan segala keterbatasannya Oto tetap berjuang untuk dapat meraih impiannya, sedang kita yang dilahirkan dalam keadaan utuh seringkali mengeluh dan menyerah tanpa mau berusaha. Oto telah membuktikan bahwa kerja keras, semangat, rasa humor, dan sikap ikhlas menerima keadaan dapat membuatnya merasa utuh dan itu semua sama pentingnya dengan anggota tubuh.
Buku ini wajib ada dideretan buku-buku favorit dan menjadi buku penyemangat ketika kita menyerah pada hidup.
Beberapa orang dilahirkan dalam keadaan utuh tetapi kemudian menyesali kehidupannya. Beberapa orang, yang sekalipun dilahirkan tanpa tangan dan kaki, menjalani hidupnya di dunia ini tanpa memedulikannya sama sekali. Kondisi cacat tidak ada hubungannya sama sekali dengan kebahagian.
~Hirotada Ototake
~Musim Gugur, 1998
Semoga kita semua tidak termasuk golongan yang mudah menyerah dan semoga kisah hidup Hirotada Ototake ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi kita dalam menghadapi setiap sisi kehidupan kita.



SOW, ini website dia: [link]
Hmm… bagus juga, walaupun samasekali bukan tipe buku favorit…
mengingatkan 1 galon of tears
tapi ya, seperti kata jensen, bukan tipe buku favorit
sukses buat dia deh, dan semoga jadi inspirasi buat yg lain
hmmmh… review yang menarik. saya fikir saya sudah tidak perlu lagi membeli buku ini, karena saya sudah bisa mendapatkan sari-nya dari postingan ini. nice review, anyway
kebanyakan orang berpiir demikian. mereka melihat dengan kepala menengadah, tidak pernah mau melihat ke bawah
dan beberapa menganggapnya memiliki korelasi positif. di indonesia, selalu saja ada perlakuan khusus yang lebih sering kurang menyenangkan. hal ini juga pernah diulas di tivi koq
Kalau boleh tahu, pekerjaannya sekarang apa?
hmm
Ah, saya tahu nih buku,… bagian yg saya inget, dia pernah jadi manajer tim american football di tempat kuliahnya ato SMA, saya lupa…. ^^
Bila anak muda Indonesia bermental seperti ini maka saya yakin ….pengangguran berkurang, pengemis , pengamen jalanan , preman-preman akan teratasi dengan mentalnya masing masing masing. Hanya butuh waktu untuk mensosialisasikan mental yang demikian.Untuk merubah mental pecundang menjadi mental luar biasa dibutuhkan kemauan yang sangat kuat dari diri sendiri…………….
wah luarbiasa ya., semangatny perlu di ikuti.