<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>kuchiki99.weblog()</title>
	<atom:link href="http://kuchiki99.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kuchiki99.wordpress.com</link>
	<description>santai sejenak menatap dunia dari sisi yang berbeda</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Jan 2012 15:52:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='kuchiki99.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/0a9de03b5bfb46f5d99face9fb046cee?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>kuchiki99.weblog()</title>
		<link>http://kuchiki99.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://kuchiki99.wordpress.com/osd.xml" title="kuchiki99.weblog()" />
	<atom:link rel='hub' href='http://kuchiki99.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Nganyarin Ring Pura Mandhara Giri</title>
		<link>http://kuchiki99.wordpress.com/2011/07/24/nganyarin-ring-pura-mandhara-giri/</link>
		<comments>http://kuchiki99.wordpress.com/2011/07/24/nganyarin-ring-pura-mandhara-giri/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Jul 2011 09:35:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rukia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Catatan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[My Diary]]></category>
		<category><![CDATA[Perdamaian]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Pasir Putih]]></category>
		<category><![CDATA[Pura Agung Blambangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pura Luhur Rambut Siwi]]></category>
		<category><![CDATA[Pura Mandhara Giri Semeru Agung]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Agama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kuchiki99.wordpress.com/?p=420</guid>
		<description><![CDATA[20 Juli 2011, pukul 08.30 Wita, bus yang akan membawa saya dan teman-teman kantor menuju Lumajang akhirnya berangkat juga. Awalnya saya tidak ingin ikut menuju Lumajang, selain karena tidak ada hubungannya dengan diri saya sendiri juga beberapa pasang mata yang menatap heran dan di sana di mata mereka terlihat pertanyaan &#8220;Buat apa Rukia ikut ke [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kuchiki99.wordpress.com&amp;blog=5204108&amp;post=420&amp;subd=kuchiki99&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><div id="attachment_421" class="wp-caption alignleft" style="width: 210px"><a href="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2011/07/1.jpg"><img src="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2011/07/1.jpg?w=500" alt="" title="sembahyang"   class="size-full wp-image-421" /></a><p class="wp-caption-text">persembahyangan Umat Hindu</p></div>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">20 Juli 2011, pukul 08.30 Wita, bus yang akan membawa saya dan teman-teman kantor menuju Lumajang akhirnya berangkat juga. Awalnya saya tidak ingin ikut menuju Lumajang, selain karena tidak ada hubungannya dengan diri saya sendiri juga beberapa pasang mata yang menatap heran dan di sana di mata mereka terlihat pertanyaan &#8220;Buat apa Rukia ikut ke Lumajang?&#8221;. Tapi apa daya mereka, atasan langsung memaksa saya untuk tetap ikut, &#8220;Ngapain kamu sendirian di kantor?&#8221; itu komentarnya, jadi saya memutuskan untuk ikut. Apa serunya perjalanan ini? Tentu saja, keseruan yang paling mencolok adalah <b>jadi pusat perhatian</b>, bayangkan saja dari seluruh armada yang berangkat (entah berapa bus) hanya saya yang berjilbab <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />  Keseruan yang lain adalah saya jadi tahu setidaknya sedikit cerita sejarah dari masing-masing tempat yang saya kunjungi dan melihat Umat Hindu Non Bali dengan tata cara yang sedikit berbeda. </p>
<p><span id="more-420"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Perjalanan dimulai menuju ke arah Negara atau Jembrana, yaitu menuju Desa Yehembang, Kecamata Mendoyo. Setelah kurang lebih 3 jam perjalanan, akhirnya kami tiba di <b>Pura Luhur Rambut Siwi</b>. Selain <i>nuur tirta</i> atau memohon air suci, di Pura Luhur Rambut Siwi, seluruh rombongan kecuali saya dan seorang teman muslim saya, turun untuk melakukan persembahyangan memohon keselamatan selama melakukan perjalanan menuju Lumajang.<br />
<div id="attachment_422" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2011/07/pura-luhur-rambut-siwi.jpg"><img src="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2011/07/pura-luhur-rambut-siwi.jpg?w=300&#038;h=224" alt="" title="Pura-Luhur-Rambut-Siwi" width="300" height="224" class="size-medium wp-image-422" /></a><p class="wp-caption-text">Pura Luhur Rambut Siwi</p></div></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> Asal mula Rambut Siwi tertuang dalam Dwijendra Tatwa. Secara singkat, Pura Luhur Rambut Siwi bermula dari Sanghyang Dwijendra yang menyusuri pantai di daerah Jembrana dan bertemu seorang tukang sapu di depan sebuah Parahyangan. Tukang sapu tersebut meminta kepada Sanghyang Dwijendra untuk melakukan semedi di Parahyangan tersebut dengan mengatakan bahwa Parahyangan itu angker dan keramat. Sanghyang Dwijendra memenuhi permintaan si tukang sapu dan beliau pun melakukan semedi seraya mengalunkan pujian kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Namun, ditengah semedinya, gedong pelinggih (tempat memuja) roboh secara tiba-tiba yang menyebabkan kerusakan pada Parahyangan. Tukang sapu merasa sangat sedih melihat gedong pelinggih tersebut roboh dan memohon kepada Sanghyang Dwijendra untuk memperbaikinya. Melihat keteguhan dan ketulusan hati si tukang sapu, Sanghyang Dwijendra pun akhirnya mengabulkan permintaan si tukang sapu untuk memperbaiki Parahyangan. Selanjutnya Sanghyang Dwijendra melepas gelung hingga rambutnya terurai dan mencabut sehelai rambutnya dan diberikan kepada si tukang sapu serta berpesan agar rambut tersebut diletakkan di pelinggih dan disiwi (dijunjung/disembahyangi) agar semua mendapat keselamatan dan kesejahteraan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Pura Luhur Rambut Siwi terdiri dari 8 Pura dan setiap Umat Hindu yang melakukan persembahyangan diharapkan mengikuti urutan tersebut. Pertama, persembahyangan dilakukan di Pura Pesanggrahan yang letaknya di pinggir jalan Denpasar-Gilimanuk. Selanjutnya persembahyangan dilanjutkan ke Pura Taman yang berada di sebelah timur jalan masuk ke lokasi Pura Rambut Siwi. Selesai di Pura Taman, Umat Hindu menuju ke Pura Penataran. Lokasinya berada di timur Pura Luhur dan turun ke bawah. Selanjutnya persembahyangan dilanjutkan ke Pura Goa Tirta, Pura Melanting, Pura Gading Wani dan Pura Ratu Gede Dalem Ped. Setiap persembahyangan di Pura Ratu Gede Dalem Ped ini, Umat Hindu mendapatkan gelang tridatu (hitam, merah, putih). Setelah itu, persembahyangan diakhiri di Pura Luhur Rambut Siwi. </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Setelah persembahyangan selesai, bus kami kembali melaju untuk melompati Selat Bali atau bersiap menuju Ketapang. Angin dan gelombang Selat Bali saat itu bisa dikatakan cukup keras, karena kapal yang kami tumpangi cukup keras bergoyang, dan ada yang mabuk. Penyebrangan tidak menyenangkan selama kurang lebih 45 menit itu akhirnya berakhir dan kami tiba di Banyuwangi. Di sini kami melakukan santap siang dan beristirahat sejenak sebelum melakukan perjalanan menuju Pura Agung Blambangan. Perjalanan kembali berlanjut menuju Blambangan dan sedikit nasib sial menimpa kami, sopir busnya lupa jalan ke Blambangan <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_neutral.gif' alt=':|' class='wp-smiley' />  . Namun, setelah sempat berbalik arah dan kami sedikit tertolong karena rombongan bus dari salah satu dinas di Pemerintah Kota Denpasar tepat berada di depan kami, jadilah bus kami menguntit bus di depannya <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />    <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' />  Dan kami tiba di Pura Agung Blambangan sekitar pukul 1-2 siang waktu Banyuwangi. Kesan pertama saya tiba disana adalah penuh banget dan semua bus yang nangkring di sana dari Pemerintah Kota Denpasar. Saya juga dapat kabar bahwa ketika rombongan kami tiba di Pura Agung Blambangan, Bapak Walikota Denpasar, Mr. Rai Dharma Wijaya Mantra sedang berada di tengah Selat Bali, awalnya saya kira beliau ke Blambangan menggunakan pesawat (via Surabaya) ternyata lewat darat juga. </p>
<div id="attachment_423" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2011/07/pura_agung_blambangan.jpg"><img src="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2011/07/pura_agung_blambangan.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" title="pura_agung_blambangan" width="300" height="225" class="size-medium wp-image-423" /></a><p class="wp-caption-text">Pura Agung Blambangan</p></div>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b>Pura Agung Blambangan</b> terletak di Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Jawa Timur, sekitar 30 km dari Banyuwangi. Pura Agung Blambangan merupakan pura terbesar di Banyuwangi yang merupakan bagian dari Kerajaan Blambangan. di Pura Agung Blambangan terdapat <i>Umpak Songo</i> atau tumpukan sembilan batu yang mirip anak tangga dan setelah digali ternyata lebih mirip candi yang ditemukan pada tahun 1916 oleh Mbah Nadi Gde, warga Bantul, Yogyakarta. Pura Agung Blambangan ramai dikunjungi setelah Hari Raya Kuningan, terutama pada Umpak Songo untuk melakukan persembahyang dan memohon air suci (nuur tirta). Di areal Pura Agung Blambangan ini, saya bertemu dengan beberapa penduduk sekitar yang memeluk Agama Hindu. Pakaian mereka berbeda dengan pakaian Umat Hindu Bali, mereka lebih mirip aliran Kejawen, dan selain menggunakan Bahasa Sansekerta dalam berdoa, mereka juga menggunakan Bahasa Jawa. berbeda dengan Umat Hindu Bali yang seluruhnya menggunakan Bahasa Sansekerta.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Setelah seluruh rangkaian persembahyangan di Pura Agung Blambangan selesai dan Umat Hindu juga telah berganti pakaian,perjalanan dilanjutkan menuju Lumajang. Perjalanan menuju Lumajang memerlukan waktu sekitar 4 jam. Rombongan kami tiba di areal Pura Mandhara Giri Semeru Agung pukul 10 malam. Jalan kecil di areal pura penuh sesak, tidak hanya oleh bus-bus rombongan Pemerintah Kota Denpasar serta beberapa Umat Hindu yang bersembahyang, tapi juga masyarakat sekitar yang sibuk menjajakan dagangannya. Karena kelelahan, kami langsung menuju hotel tempat kami menginap. Para perempuan di dalam rombongan kami tidak ada yang mau kamar di pojok, termasuk saya tentunya. Maaf ya, tapi saya selalu bermasalah dengan kamar di pojok itu, dan itu cerita lain untuk saat ini <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">21 Juli 2011, pukul 10.00 Wib, Umat Hindu pada rombongan kami sudah bergerak menuju Pura Mandhara Giri Semeru Agung. Saya dan beberapa teman yang tidak ikut bersembahyang (karena haid dan sebel) menghabiskan waktu dengan berjalan-jalan di sekitar wilayah pura, apalagi kalau bukan memborong oleh-oleh. Tapi, tidak terlalu istimewa, yang ada di sini lebih banyak keripik dan bunga Edelweiss, bunga yang katanya merupakan lambang cinta sejati itu. Eh, tapi ada wayang kulit dan batu akik juga, tapiiii~ buat apa saya beli wayang kulit atau batu akik? Serem ah. </p>
<p><div id="attachment_424" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2011/07/11.jpg"><img src="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2011/07/11.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" title="1" width="300" height="225" class="size-medium wp-image-424" /></a><p class="wp-caption-text">Pura Mandhara Giri Semeru Agung</p></div><br />
<div id="attachment_425" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2011/07/2.jpg"><img src="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2011/07/2.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" title="2" width="300" height="225" class="size-medium wp-image-425" /></a><p class="wp-caption-text">Setelah persembahyangan</p></div><br />
<div id="attachment_426" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2011/07/dsc00265.jpg"><img src="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2011/07/dsc00265.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" title="DSC00265" width="300" height="225" class="size-medium wp-image-426" /></a><p class="wp-caption-text">Pura Mandhara Giri Semeru Agung</p></div></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b>Pura Mandhara Giri Semeru Agung</b> dibangun atas keinginan pemeluk Hindu di Lumajang dan sekitarnya sejak tahun 1969. Keinginan ini tampak bersambut dengan keinginan sejumlah tokoh Hindu di Bali, terutama sejak diadakan nuur tirta (memohon air suci) dari Bali langsung ke Patirtaaan Watu Kelosot, di kaki Gunung Semeru, berkaitan dengan diaturkan upacara agung Karya Ekadasa Rudra di Pura Agung Besakih, di lambung Gunung Agung, Bali, Maret 1963. Kegiatan nuur tirta ke Watu Kelosot itu kembali dilakukan pada tahun 1979 berkaitan dengan digelarnya lagi upacara Ekadasa Rudra di Pura Agung Besakih. Pada akhir rangkaian Ekadasa Rudra tahun 1979 ini bahkan juga dilakukan upacara majauman ke Patirtaan Watu Kelosot. Sejak itu dimulailah tradisi rutin nuur tirta saban kali di Besakih dan pura kahyangan jagat lain di Bali diaturkan upacara berskala besar. Kawasan Gunung Sumeru dengan mata air suci Watu Kelosot pun makin dikenal kalangan umat Hindu di Bali maupun di luar Bali. Sebelumnya manakala diaturkan upacara-upacara besar di tempat-tempat suci atau pura kahyangan jagat di Bali, para pandita atau sulinggih (pendeta) biasanya cukup hanya ngaskara ke Gunung Semeru, memohon ke hadapan Hyang Siwa Pasupati yang diyakini berstana di puncak Gunung Semeru. Seiring dengan kesadaran dan penghayatan umat Hindu terhadap ajaran agama, ditopang pula oleh kemajuan teknologi transportasi, nuur atau mendak tirta ke Gunung Semeru pun dilakukan langsung.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Perjalanan kami hampir berakhir, selesainya persembahyangan di Pura Mandhara Giri Semeru Agung menandai berakhirnya waktu kami di bumi Lumajang, saatnya kembali ke Denpasar. Setelah puas berbelanja dan berkemas, bus kami berangkat menuju Denpasar. Kami berhenti untuk beristirahat di Pantai Pasir Putih Situbondo. Pantai yang mungkin dulunya tampak sangat indah, tapi kini yang terlihat hanya sisa-sisa keindahannya. Pasirnya tidak lagi putih seperti namanya, tetapi sudah mencoklat nyaris hitam. Garis pantainya menghilang, karena abrasi yang sangat parah. Tampaknya usaha menghambat abrasi tak berhasil baik, karena airnya bahkan nyaris menghancurkan tembok pembatas jalan. Dengan ombak yang cukup keras, pantai ini kekurangan bakau. Padahal kita semua tahu pohon Bakau adalah salah satu tumbuhan yang dapat mengurangi abrasi dengan cukup baik. Harapan saya pantai ini dapat kembali cantik seperti dulu dan sekiranya Dinas Pariwisata Kabupaten Situbondo mau sedikit menoleh untuk memperbaiki pantai ini, penanaman kembali pohon Bakau dan reklamasi pantai ini mungkin akan memberi sedikit perubahan pada wajah Pantai Pasir Putih yang kini tampak suram ini. Karena seharusnya pariwisata tidak hanya memberi manfaat kepada daerah tapi juga kepada alam, bukankah merawat alam berarti kita memberi kehidupan kepada generasi selanjutnya? </p>
<div id="attachment_427" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2011/07/9624993.jpg"><img src="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2011/07/9624993.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" title="" width="300" height="225" class="size-medium wp-image-427" /></a><p class="wp-caption-text">Pantai Pasir Putih Situbondo</p></div>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Kami kembali berada di tengah Selat Bali yang tidak tenang dan dengan harapan kapal yang kami tumpangi dapat merapat dengan selamat di Gilimanuk. Setelah menjejakkan kaki kembali di tanah Bali dengan penuh rasa syukur mengingat angin dan gelombang yang cukup keras di tengah laut tadi, cacing-cacing akhirnya memutuskan untuk demo di dalam perut kami. Dan terdamparlah rombongan di Warung Bu Adi, salah satu restoran ayam betutu yang tidak direkomendasikan buat yang nggak berani pedas lho <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' />  . Kami tiba di Denpasar tengah malam. Sebenarnya saya berani aja langsung pulang, tapi mengingat yang saya takuti bukan hantu/setan benera, tapi setan berwujud manusia, maka telah diputuskan saya pulang ke rumah teman terdekat dari kantor, baru keesokan harinya saya sampai di rumah *senangnya tiba di rumah, kangen banget sama kamarku <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> * dan langsung kerja hari itu juga *sungguh melelahkan* <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Inilah sedikit cerita tentang perjalanan singkat saya ikut napak tilas ke Lumajang. Pelajaran yang di dapat adalah bahwa perbedaan itu indah dan toleransi membuat kita bisa hidup dengan saling berpegangan tangan. Senang bisa hidup diantara perbedaan yang membuat kita mampu untuk mengormati orang lain. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
.<br />
.<br />
.<br />
.<br />
PS :<br />
- Gambar Pura Luhur Rambut Siwi dan Pura Agung Blambangan diambil seenaknya dari google.<br />
- Terima kasih kepada Parisadha Hindu Dharma untuk sejarah singkat Pura Mandhara Giri Semeru Agung.<br />
- Terima kasih juga untuk teman-temanku yang mau menceritakan padaku tentang Pura Luhur Rambut Siwi dan Pura Agung Blambangan.  <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />   <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />   <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kuchiki99.wordpress.com/420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kuchiki99.wordpress.com/420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kuchiki99.wordpress.com/420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kuchiki99.wordpress.com/420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kuchiki99.wordpress.com/420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kuchiki99.wordpress.com/420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kuchiki99.wordpress.com/420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kuchiki99.wordpress.com/420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kuchiki99.wordpress.com/420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kuchiki99.wordpress.com/420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kuchiki99.wordpress.com/420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kuchiki99.wordpress.com/420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kuchiki99.wordpress.com/420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kuchiki99.wordpress.com/420/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kuchiki99.wordpress.com&amp;blog=5204108&amp;post=420&amp;subd=kuchiki99&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kuchiki99.wordpress.com/2011/07/24/nganyarin-ring-pura-mandhara-giri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ce08d14eadf594e4d586cda46f0f96a5?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">kuchiki99</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2011/07/1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sembahyang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2011/07/pura-luhur-rambut-siwi.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Pura-Luhur-Rambut-Siwi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2011/07/pura_agung_blambangan.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pura_agung_blambangan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2011/07/11.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2011/07/2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2011/07/dsc00265.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC00265</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2011/07/9624993.jpg?w=300" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Tuhan Tidak Adil???</title>
		<link>http://kuchiki99.wordpress.com/2010/09/14/tuhan-tidak-adil/</link>
		<comments>http://kuchiki99.wordpress.com/2010/09/14/tuhan-tidak-adil/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Sep 2010 15:14:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rukia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Adil]]></category>
		<category><![CDATA[God]]></category>
		<category><![CDATA[musibah]]></category>
		<category><![CDATA[Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kuchiki99.wordpress.com/?p=411</guid>
		<description><![CDATA[Ini adalah cerita seorang tentang seorang temanku, anggap saja namanya Vivi. Vivi bekerja sebagai agen asuransi di salah satu perusahaan asuransi yang cukup ternama. Selama ini Vivi jarang bermasalah dengan rekan-rekan sesama agen asuransi, walaupun tidak bisa dipungkiri bahwa cukup banyak yang iri terhadanya karena keberhasilannya mencapai target. Masalah muncul ketika salah satu rekannya sebut [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kuchiki99.wordpress.com&amp;blog=5204108&amp;post=411&amp;subd=kuchiki99&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/09/confused1.jpg"><img src="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/09/confused1.jpg?w=248&#038;h=300" alt="" title="" width="248" height="300" class="aligncenter size-medium wp-image-412" /></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Ini adalah cerita seorang tentang seorang temanku, anggap saja namanya Vivi. Vivi bekerja sebagai agen asuransi di salah satu perusahaan asuransi yang cukup ternama. Selama ini Vivi jarang bermasalah dengan rekan-rekan sesama agen asuransi, walaupun tidak bisa dipungkiri bahwa cukup banyak yang iri terhadanya karena keberhasilannya mencapai target. Masalah muncul ketika salah satu rekannya sebut saja Sonia merebut salah satu clien milik Vivi yang telah diprospek, sebenarnya hal ini cukup sering terjadi di seluruh bidang pekerjaan, saling bersaing secara tidak sehat, tetapi karena Vivi merasa tidak pernah melakukan hal seperti itu kepada rekan-rekannya tentu saja dia sangat kecewa selain itu clien ini lumayan besar preminya. Vivi bertanya atau lebih tepatnya curhat kepada beberapa teman dekatnya, kira-kira seperti inilah percakapan mereka (maaf kalo ada yang salah) :</p>
<p><span id="more-411"></span></p>
<blockquote><p>Vivi	: “Aku nggak pernah nyakitin orang tapi kok orang tega ya nyakitin aku”<br />
Anto	: “Mungkin secara nggak sadar kamu pernah nyakitin orang”<br />
Vivi	: “Nggak pernah, aku nggak pernah nyakitin orang”<br />
Anto	: “Atau kamu pernah nyakitin orang di kehidupanmu yang sebelumnya kali”<br />
Vivi	: “Nggak pernah” (ngeyel ceritanya)<br />
Anto	: “Mana kamu inget di kehidupan sebelumnya kamu ngapain”<br />
Vivi	: “Tapi aku nggak pernah”<br />
Anto	: “Kan kamu nggak tahu, kali aja ini karma dari kehidupanmu sebelumnya”<br />
Tami	: “Kalo aku sih nggak percaya reinkarnasi juga karma masa lalu” (dari tadi diem akhirnya buka suara juga)”<br />
Anto	: “Trus gimana dengan bayi-bayi yang lahir cacat, mereka kan nggak tahu apa-apa, kalau bukan karena karma kehidupan sebelumnya berarti Tuhan nggak adil dong”<br />
Vivi	: “Kalo aku dulunya binatang gimana?”
</p></blockquote>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Itu sepenggal percakapan mereka yang bisa kuingat. Ada 2 hal yang ingin saya coba klarifikasi tentang sebutan Anto yang mengatakan Tuhan tidak adil dan tentang musibah yang sedang dialami oleh Vivi. Tentu saja saya mencoba mengklarifikasi hal ini hanya sebatas dari kemampuan saya dan keyakinan saya. Semua ini hanya pendapat saya pribadi dan saya yakin tetap ada kesalahan dengan pendapat saya ini, sehingga saya sangat menghargai pendapat berupa kritik, masukan, ataupun pengetahuan baru yang mungkin belum saya ketahui.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Pertama tentang Tuhan itu tidak adil. Seperti pendapat Anto tentang bayi-bayi yang terlahir cacat, apakah dengan begitu Tuhan itu tidak adil? Dalam keyakinan saya yang tidak mempercayai adanya reinkarnasi, saya tidak melihat itu sebagai ketidak adilan Tuhan. Dan bagaimana dengan pendapat Vivi yang mengatakan jika sebelumnya ia adalah seekor binatang? Ini bisa juga disebut Tuhan tidak adil kan. Kalau begitu apakah Tuhan bisa disebut Tuhan jika Ia tidak bisa bersikap adil? Lalu bagaimana?<br />
Maaf kalau saya tidak setuju dengan pendapat Anto tentang reinkarnasi, karena seperti yang saya katakan dalam keyakinan saya reinkarnasi itu tidak ada. Dan masalah yang bayi-bayi yang lahir cacat bisa dijelaskan tanpa melibatkan tentang adanya kehidupan manusia sebelumnya. Dapat kita lihat berapa persen bayi yang lahir cacat setiap tahunnya *jujur saya tidak tahu presentasinya, tapi tak bisa dipungkiri jumlahnya cukup banyak* tapi pernahkah kita perhatikan berapa banyak anak yang lahir cacat dari kalangan mampu dan dari kalangan tidak mampu? Secara kasat mata pun terlihat bahwa lebih banyak anak-anak yang terlahir cacat dari kalangan keluarga yang kurang mampu secara ekonomi. Ada cukup banyak penyebab bayi lahir cacat, salah satunya adalah kurangnya nutrisi yang dikonsumsi oleh ibu hamil, faktor keturunan, infeksi virus dan bakteri selama kehamilan, zat-zat kimia, pemeriksaan kesehatan janin yang tidak dilakukan secara rutin, alkohol, rokok, obat-obatan, juga usaha pengguguran kandungan yang gagal. Lalu bagaimana dengan pernyataan Vivi, “Jika sebelumnya ia adalah seekor binatang? Tuhan memang memberikan otak kepada binatang, tapi tidak dengan akal, binatang tidak pernah mengetahui apakah yang dia lakukan salah atau benar. Apabila di kehidupan selanjutnya binatang ini diciptakan sebagai manusia dan akhirnya menerima karma yang katanya karena kesalahannya di kehidupan sebelumnya, apakah ini bisa disebut dengan adil? Tentu saja tidak, seharusnya Tuhan pun memberi binatang akal agar dia tahu kesalahannya, tapi kenyataannya Tuhan tidak melengkapi binatang dengan akal. Kalau begini kita hanya akan menyalahkan Tuhan atas semua derita di dunia dong.<br />
Jangan pernah lupakan bahwa Tuhan selalu membekali manusia dan mahluk lainnya dengan kelebihan dan kekurangan. Apabila seorang bayi lahir cacat, lantas apakah itu berarti bayi tersebut tidak memiliki kelebihan?</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Kedua adalah tentang musibah. Musibah atau bencana tidak ada seorangpun yang ingin mengalaminya, tapi apakah itu mungkin? Musibah janganlah hanya dilihat sebagai sebuah bencana, musibah bisa menjadi proses belajar untuk menjadi lebih baik, bisa menjadi sebuah ujian atas keimanan kita, atau sebuah teguran atas kealpaan kita, agar kita selalu ingat kepadaNya.<br />
Mungkin hanya segini pandangan saya, sebenarnya ada beberapa kutipan yang saya ingat setengah-setengah dan saat dicari di <a href="http://www.google.com">google</a> tidak saya temukan, jadilah saya tidak tulis, daripada salah <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /><br />
Bagi yang mau nambahin, membantah, ngritik, dan lain-lain diperbolehkan kok <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /><br />
Oya buat temen saya yang cerita saya tulis, maaf ya kalau ada yang kurang berkenan, atau saya salah dalam penyampaiannya <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />   </p>
<p>&#8212;-<br />
&#8212;-<br />
PS : lupa, gambar dicuri dengan seenaknya dari google <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kuchiki99.wordpress.com/411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kuchiki99.wordpress.com/411/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kuchiki99.wordpress.com/411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kuchiki99.wordpress.com/411/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kuchiki99.wordpress.com/411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kuchiki99.wordpress.com/411/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kuchiki99.wordpress.com/411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kuchiki99.wordpress.com/411/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kuchiki99.wordpress.com/411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kuchiki99.wordpress.com/411/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kuchiki99.wordpress.com/411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kuchiki99.wordpress.com/411/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kuchiki99.wordpress.com/411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kuchiki99.wordpress.com/411/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kuchiki99.wordpress.com&amp;blog=5204108&amp;post=411&amp;subd=kuchiki99&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kuchiki99.wordpress.com/2010/09/14/tuhan-tidak-adil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ce08d14eadf594e4d586cda46f0f96a5?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">kuchiki99</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/09/confused1.jpg?w=248" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Akhirnya&#8230;.</title>
		<link>http://kuchiki99.wordpress.com/2010/09/12/akhirnya/</link>
		<comments>http://kuchiki99.wordpress.com/2010/09/12/akhirnya/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Sep 2010 15:59:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rukia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Just for Fun]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran 2010]]></category>
		<category><![CDATA[Liburan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kuchiki99.wordpress.com/?p=407</guid>
		<description><![CDATA[fiuuhh~~ sudah lama saya tidak berkunjung ke rumah saya di perumahan wordpress ini. Tampak sangat kotor sepertinya dan harus segera dibersihkan, sebelum terlihat semakin tua dan menyeramkan. Ternyata sudah 6 bulan lamanya saya menghilang dari jagad per-blog-an, waktu berjalan sangat cepat dan banyak hal-hal yang berubah juga banyak pula hal-hal baru. Kehidupan di luar inet [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kuchiki99.wordpress.com&amp;blog=5204108&amp;post=407&amp;subd=kuchiki99&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">fiuuhh~~ sudah lama saya tidak berkunjung ke rumah saya di perumahan wordpress ini. Tampak sangat kotor sepertinya dan harus segera dibersihkan, sebelum terlihat semakin tua dan menyeramkan. Ternyata sudah 6 bulan lamanya saya menghilang dari jagad per-blog-an, waktu berjalan sangat cepat dan banyak hal-hal yang berubah juga banyak pula hal-hal baru. Kehidupan di luar inet menyita banyak waktu, dan kegiatan mengumpulkan recehan ternyata menguras banyak energi saya, sehingga tiada mampu untuk sekedar menengok rumah maya ini. Ya sudahlah, mulai sekarang saya akan coba untuk teratur *ya setidaknya tetap menengok rumah ini* melakukan posting. Banyak bahan yang sudah ditulis tapi apa daya tiada waktu untuk di publikasikan dan di sajikan di rumah ini. Seperti biasa, karena saya sudah cukup penat dengan kegiatan-kegiatan di luar inet beberapa waktu lalu, sekarang saya tidak akan menulis hal-hal yang justru akan menambah kepenatan saya hehehe&#8230; *alesyan padahal muales puuooolll* </p>
<p><span id="more-407"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Kemana saja selama ini? Nggak kemana-mana kok, karena pekerjaan baru saya lebih sering turun ke lapangan jadilah saya tidak se-intens dulu berhubungan dengan dunia maya, pekerjaan baru kali ini cukup menyita waktu dan tenaga juga pikiran *saya lebih suka ngoding kalo begini*. Pertama kali menerima kabar bahwa saya ditempatkan di posisi ini, semua teman saya merasa iri karena tempat baru saya <b>katanya</b> sangat santai dan kerjanya keluyuran doang. Sekarang, setiap saya tanya ke teman-teman untuk bertukar tempat, mereka hanya berucap &#8220;maaf ya, ternyata nggak seperti yang di duga&#8221; ckckck&#8230; lain kali selidiki yang bener dulu yaa~~<br />
Ya, saya di sini disibukan dengan kegiatan sepanjang tahun yang tiada henti, yang selalu dituntut harus sempurna karena akan sangat berdampak bagi kondisi kota ini. Yang selalu akan jadi sorotan utama, yang selalu &#8220;harus bisa&#8221; tidak boleh &#8220;tidak bisa&#8221; dan harus-harus lainnya yang bikin saya makin penat dan nggak punya waktu. Tapi untung saja gadget ataupun hape sekarang mendukung koneksi internet yang baik, jadilah itu sasaran penghilang penat sekejap, sekedar ber-say hello atau update status via <a href="http://www.facebook.com/v3a.rukia">facebook</a> dan <a href="http://www.plurk.com/cyutieshvi">plurk</a> juga baca-baca status temen yang lucu-lucu yang ternyata bisa jadi obat yang cukup ampuh <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Dan sekarang, akhirnya, ada waktu luang untuk sekedar update blog, bakal jadi istirahat yang cukup sepertinya, karena sebulan ke depan tidak ada <i>event-event</i> rutin yang jadi agenda tahunan yang harus diselesaikan dan tentu saja semoga tidak ada <i>event</i> dadakan juga. Tapi, ada satu kegiatan yang mungkin saya sukai dari tempat saya bekerja ini, yaitu <b>mengancam</b> kegiatan yang terkadang cukup menyenangkan *walaupun saya tahu sih tidak baik bersenang-senang diatas penderitaan orang lain* <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />  </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Ya sudahlah, cukup sedikit dulu updatenya, berhubung sudah malem dan saya juga sudah nguantuk jadi yaa~~ sampe di sini aja *berasa nulis surat waktu dulu*<br />
Tapi betewe, Saya mau ngucapin <b>Selamat Idul Fitri 1431 H, Mohon maaf lahir batin</b> <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /><br />
sori ya telat banget hehehe&#8230;<br />
dan terima kasih banyak buat temen-temen yang sudah main ke rumah saya sambil bawa kado *IRL*<br />
<i> and have a nice day brader</i> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kuchiki99.wordpress.com/407/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kuchiki99.wordpress.com/407/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kuchiki99.wordpress.com/407/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kuchiki99.wordpress.com/407/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kuchiki99.wordpress.com/407/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kuchiki99.wordpress.com/407/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kuchiki99.wordpress.com/407/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kuchiki99.wordpress.com/407/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kuchiki99.wordpress.com/407/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kuchiki99.wordpress.com/407/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kuchiki99.wordpress.com/407/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kuchiki99.wordpress.com/407/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kuchiki99.wordpress.com/407/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kuchiki99.wordpress.com/407/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kuchiki99.wordpress.com&amp;blog=5204108&amp;post=407&amp;subd=kuchiki99&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kuchiki99.wordpress.com/2010/09/12/akhirnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ce08d14eadf594e4d586cda46f0f96a5?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">kuchiki99</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Si Seram yang Dinanti</title>
		<link>http://kuchiki99.wordpress.com/2010/03/17/si-seram-yang-dinanti/</link>
		<comments>http://kuchiki99.wordpress.com/2010/03/17/si-seram-yang-dinanti/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Mar 2010 16:57:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rukia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Just for Fun]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[Nyepi]]></category>
		<category><![CDATA[Ogoh-Ogoh]]></category>
		<category><![CDATA[Pengerupukan]]></category>
		<category><![CDATA[Tawur Kesanga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kuchiki99.wordpress.com/?p=392</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini gelaaappp&#8230;tapi langitnya lagi cantik-cantiknya, semua bintangnya keluar, jarang-jarang langit malam di Bali secerah ini Saya suka sih Nyepi, tapi jadi nggak bisa keluar, nggak ada siaran TV, semua jadi gelap, dan saya jadi nggak bisa tidur. Tapi, semua itu bisa diakalin dan bukan masalah besar, dan ini adalah cerita lain Sekarang saya mau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kuchiki99.wordpress.com&amp;blog=5204108&amp;post=392&amp;subd=kuchiki99&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><div id="attachment_393" class="wp-caption alignleft" style="width: 235px"><a href="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/03/3.jpg"><img src="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/03/3.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" title="ogoh-ogoh vs ogoh-ogoh" width="225" height="300" class="size-medium wp-image-393" /></a><p class="wp-caption-text">ogoh-ogoh vs ogoh-ogoh</p></div>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Hari ini gelaaappp&#8230;tapi langitnya lagi cantik-cantiknya, semua bintangnya keluar, jarang-jarang langit malam di Bali secerah ini <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Saya suka sih Nyepi, tapi jadi nggak bisa keluar, nggak ada siaran TV, semua jadi gelap, dan saya jadi nggak bisa tidur. Tapi, semua itu bisa diakalin dan bukan masalah besar, dan ini adalah cerita lain <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  </p>
<p><span id="more-392"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Sekarang saya mau cerita sehari sebelum perayaan Nyepi, biasanya disebut &#8220;Hari Pengerupukan&#8221; atau &#8220;Hari Tawur Kesanga&#8221;. Pada hari pengerupukan ini, ada aktivitas yang selalu dinanti oleh seluruh warga Hindu Bali *nggak cuma warga Hindu sih, soalnya saya juga selalu nungguin <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  * apalagi kalau bukan perhelatan yang mempertontonkan kreativitas <em>Sekaa Teruna Teruni</em> (organisasi pemuda) di Bali, yaitu &#8220;Pawai Ogoh-ogoh&#8221; <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Ogoh-ogoh itu telah lama ada, dan selalu menjadi rutinitas setiap kali menjelang Nyepi, entah kapan tepatnya ogoh-ogoh ini selalu mengawali perayaan Nyepi. Menurut informasi yang pernah ada, diperkirakan ogoh-ogoh mulai dikenal sejak jaman Dalem Balingkang yang pada saat itu ogoh-ogoh dipakai pada saat upacara <em>Pitra Yadnya</em> (upacara penghormatan pada arwah/ngaben). Pendapat lain menyebutkan ogoh-ogoh tersebut terinspirasi dari tradisi Ngusaba Ndong-Nding di desa Selat Karangasem. Ada juga yang menyebutkan kalau ogoh-ogoh adalah barong landung yang merupakan perwujudan dari Raden Datonta dan Sri Dewi Baduga (pasangan suami istri yang berwajah buruk dan menyeramkan yang pernah berkuasa di Bali) cikal-bakal dari ogoh-ogoh yang kita kenal saat ini. Namun, ada juga anggapan bahwa ogoh-ogoh mulai diperkenalkan pada sekitar tahun 70&#8242;an sebagai kegiatan untuk mengisi waktu luang.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Ogoh-ogoh biasanya dipertunjukkan dalam rentetan perayaan nyepi yaitu pada hari tawur kesanga. Prosesi pengarakan ogoh-ogoh pada malam sebelum hari raya Nyepi melambangkan keinsyafan manusia akan kekuatan alam semesta dan waktu yang maha dahsyat. Ogoh-ogoh berperan sebagai simbol prosesi penetralisiran kekuatan-kekuatan negatif atau kekuatan Bhuta. Ogoh-ogoh yang dibuat pada perayaan Nyepi ini merupakan perwujudan Bhuta Kala yakni unsur alam yang terdiri dari air, api, cahaya, tanah, dan udara yang divisualisasikan dalam wujud yang menyeramkan. Sebagai simbol kekuatan alam yang berlebihan dan dapat menimbulkan kerusakan. Kekuatan itu meliputi <em>Bhuana Agung</em> (Alam Raya) dan <em>Bhuana Alit</em> (Diri Manusia).</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Namun ternyata, Ogoh-ogoh sebetulnya tidak memiliki hubungan langsung dengan upacara Hari Raya Nyepi. Patung yang dibuat dengan bam-bu, kertas, kain dan benda-benda yang sederhana itu merupakan kreativitas dan spontanitas masyrakat yang murni sebagai cetusan rasa semarak untuk memeriahkan upacara ngrupuk. Karena tidak ada hubungannya dengan Hari Raya Nyepi, maka jelaslah ogoh-ogoh itu tidak mutlak ada dalam upacara tersebut. Namun benda itu tetap boleh dibuat sebagai pelengkap kemeriahan upacara dan bentuknya agar disesuaikan, misalnya berupa raksasa yang melambangkan Bhuta Kala.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Walaupun tidak memiliki hubungan langsung dengan perayaan Nyepi, ogoh-ogoh sudah menjadi sebuah budaya dan rutinitas menjelang Nyepi. Setiap <em>Banjar</em> (setara RT kalau di daerah lain) pasti akan membuat ogoh-ogoh dan biasanya ogoh-ogoh ini dilombakan, dengan adanya lomba ogoh-ogoh Sekaa Teruna Teruni jadi lebih terpacu untuk menajamkan kreativitas serta mengingat kembali cerita-cerita rakyat Bali yang biasanya menjadi dasar dalam pembuatan ogoh-ogoh.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Beberapa ogoh-ogoh yang kemarin sempat saya abadikan saat menyusuri Kota Denpasar </p>
<p><div id="attachment_394" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/03/untitled-1-copy.jpg"><img src="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/03/untitled-1-copy.jpg?w=300&#038;h=144" alt="" title="Ogoh-ogoh Banjarku" width="300" height="144" class="size-medium wp-image-394" /></a><p class="wp-caption-text">Ogoh-ogoh Banjarku</p></div><br />
<div id="attachment_395" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/03/dsc03344.jpg"><img src="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/03/dsc03344.jpg?w=300&#038;h=224" alt="" title="Ini diambil dari cerita perang bharata yuda" width="300" height="224" class="size-medium wp-image-395" /></a><p class="wp-caption-text">Ini diambil dari cerita perang bharata yuda</p></div><br />
<div id="attachment_396" class="wp-caption aligncenter" style="width: 235px"><a href="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/03/dsc03352.jpg"><img src="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/03/dsc03352.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" title="Nggak tau behind story-nya apa :mrgreen:" width="225" height="300" class="size-medium wp-image-396" /></a><p class="wp-caption-text">Nggak tau behind story-nya apa <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p></div><br />
<div id="attachment_397" class="wp-caption aligncenter" style="width: 235px"><a href="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/03/dsc03372.jpg"><img src="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/03/dsc03372.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" title="Ogoh-ogohnya lagi nyawer :lol:" width="225" height="300" class="size-medium wp-image-397" /></a><p class="wp-caption-text">Ogoh-ogohnya lagi nyawer <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p></div><br />
<div id="attachment_403" class="wp-caption aligncenter" style="width: 234px"><a href="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/03/dsc03374.jpg"><img src="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/03/dsc03374.jpg?w=224&#038;h=300" alt="" title="Upin &amp; Ipin lagi mau main sepeda :)" width="224" height="300" class="size-medium wp-image-403" /></a><p class="wp-caption-text">Upin &amp; Ipin lagi mau main sepeda <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p></div><br />
<div id="attachment_404" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/03/dsc03296.jpg"><img src="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/03/dsc03296.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" title="Ayo main bola sama Upin &amp; Ipin ;)" width="300" height="225" class="size-medium wp-image-404" /></a><p class="wp-caption-text">Ayo main bola sama Upin &amp; Ipin <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p></div></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kuchiki99.wordpress.com/392/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kuchiki99.wordpress.com/392/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kuchiki99.wordpress.com/392/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kuchiki99.wordpress.com/392/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kuchiki99.wordpress.com/392/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kuchiki99.wordpress.com/392/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kuchiki99.wordpress.com/392/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kuchiki99.wordpress.com/392/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kuchiki99.wordpress.com/392/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kuchiki99.wordpress.com/392/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kuchiki99.wordpress.com/392/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kuchiki99.wordpress.com/392/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kuchiki99.wordpress.com/392/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kuchiki99.wordpress.com/392/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kuchiki99.wordpress.com&amp;blog=5204108&amp;post=392&amp;subd=kuchiki99&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kuchiki99.wordpress.com/2010/03/17/si-seram-yang-dinanti/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ce08d14eadf594e4d586cda46f0f96a5?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">kuchiki99</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/03/3.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">ogoh-ogoh vs ogoh-ogoh</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/03/untitled-1-copy.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Ogoh-ogoh Banjarku</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/03/dsc03344.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Ini diambil dari cerita perang bharata yuda</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/03/dsc03352.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">Nggak tau behind story-nya apa :mrgreen:</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/03/dsc03372.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">Ogoh-ogohnya lagi nyawer :lol:</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/03/dsc03374.jpg?w=224" medium="image">
			<media:title type="html">Upin &#38; Ipin lagi mau main sepeda :)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/03/dsc03296.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Ayo main bola sama Upin &#38; Ipin ;)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Wanita dan Dapur</title>
		<link>http://kuchiki99.wordpress.com/2010/03/07/wanita-dan-dapur/</link>
		<comments>http://kuchiki99.wordpress.com/2010/03/07/wanita-dan-dapur/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Mar 2010 17:11:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rukia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Masakan]]></category>
		<category><![CDATA[My Diary]]></category>
		<category><![CDATA[Cooking]]></category>
		<category><![CDATA[Dapur]]></category>
		<category><![CDATA[Kitchen]]></category>
		<category><![CDATA[Masak]]></category>
		<category><![CDATA[Wanita]]></category>
		<category><![CDATA[Women]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kuchiki99.wordpress.com/?p=389</guid>
		<description><![CDATA[Karena beberapa waktu terakhir ini saya mainan di dapur terus *lagi getol-getolnya nyoba resep* walaupun saya nggak jago masak, tapi yang penting apa yang saya buat selalu ludes kalo udah ditaruh di meja makan. Jadi postingan kali ini berhubungan dengan dapur. Dan kebetulan juga, saya sedang sedikit berdebat dengan seorang teman yang nggak hobi ke [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kuchiki99.wordpress.com&amp;blog=5204108&amp;post=389&amp;subd=kuchiki99&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Karena beberapa waktu terakhir ini saya mainan di dapur terus *lagi getol-getolnya nyoba resep* walaupun saya nggak jago masak, tapi yang penting apa yang saya buat selalu ludes kalo udah ditaruh di meja makan. Jadi postingan kali ini berhubungan dengan dapur.  Dan  kebetulan juga, saya sedang sedikit berdebat dengan seorang teman yang nggak hobi ke dapur. Dulu sekali *lupa kapan tepatnya* neneknya ibu saya *itu buyut kan namanya* pernah berkata “buat apa perempuan sekolah tinggi-tinggi, toh nanti akan berakhir di dapur juga”. Saya rasa ada yang setuju dan ada yang tidak setuju dengan ucapan nenek buyut saya ini. Teman saya termasuk yang tidak setuju, alasannya karena terkesan mendiskriminasikan perempuan. Sedangkan saya? Saya 50-50 lah untuk soal ini, alasannya? </p>
<p><span id="more-389"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b>50% Tidak Setuju</b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Memang terdengar agak diskriminatif sih pernyataan nenek buyut saya  itu *untung pernyataan itu tidak menjadi prinsip yang turun-menurun*. Karena, perempuan juga berhak mengenyam pendidikan yang sama tingginya dengan laki-laki. Perempuan juga boleh bekerja seperti halnya yang dilakukan laki-laki. Toh tidak dapat dipungkiri kalau saat ini bidang-bidang yang dulu hanya dikerjakan para pria telah banyak dilakoni para wanita. Ada banyak contohnya, seperti polisi, tentara, bahkan kuli bangunan. Selain itu, perempuan kelak akan menjadi seorang ibu dan itu artinya menjadi seorang guru pertama bagi anak-anaknya, bagaimana bisa menjadi guru dalam keluarga kalau seorang ibu tidak bisa memberi jawaban atas pertanyaan anak-anaknya. Dan untuk itu, seorang perempuan pun membutuhkan pendidikan yang baik.  Jadi, saya tidak setuju dengan pernyataan nenek buyut saya itu bahwa perempuan tidak perlu sekolah tinggi <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />   </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b>50% Setuju</b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Tidak bisa dipungkiri perempuan akan menjadi seorang “ibu generasi” yang tidak hanya harus cerdas dalam pendidikan tapi juga harus bisa menjamin pemenuhan gizi keluarganya. Saat ini banyak sekali perempuan-perempuan yang tidak suka memasak, entah memang karena tidak suka atau karena malas, atau takut kotor jika masuk dapur. Walhasil memegang pisau pun tidak lulus atau memasak air masih gosong. Tugas utama perempuan nantinya adalah untuk keluarganya dan itu juga berarti harus mampu bekerja di dapur untuk menyiapkan makanan bagi keluarganya. Ibu saya selalu bilang kalau<em> “perempuan itu harus bisa bekerja di dapur, setinggi apapun tingkat pendidikannya maupun sesibuk apapun pekerjaannya di luar rumah, perempuan harus tetap menyempatkan diri masuk dapur dan menyiapkan makanan bagi keluarganya. Karena jika tidak, maka si suami bisa <b>“jajan”</b> di luar dan itu bisa jadi masalah runyam dalam keluarga”</em>. Jadi ibu selalu berpesan kepada saya <em>“kamu boleh lanjut sekolah S2, S3, bahkan sampe eS teler sekalipun asal bisa memasak nasi dengan benar (gak pake rice cooker), motong dengan benar, masak, dan <b>menggoreng</b> dengan benar”</em> .  Jadi, tentu saja saya setuju kalau perempuan  itu harus mau dan bisa masuk dapur.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Jadi, para wanita-wanita atau perempuan-perempuan atau apapun sebutannya yang berada di luar sana, yang sibuk dengan pekerjaan dan karir,yang mengklaim diri tidak bisa memasak atau membuat kue,  ayolah coba masuk dapur dan belajar. Memasak maupun  membuat kue itu tidak sulit kok, hanya butuh kemauan untuk belajar dan tahu ilmunya. Lagipula bekerja di dapur itu bukan pekerjaan rendahan, karena tetap saja harus belajar, buktinya ada sekolah khusus untuk tukang masak alias chef. Jadi, nggak perlu malu kan masuk ke dapur untuk memasak atau membuat kue. Dan lagi pendidikan yang tinggi bagi wanita juga tidak akan mubazir jika menjadi ibu rumah tangga karena ia bisa menerapkannya kepada anak-anaknya atau bisa bekerja dari rumah (home office). Tetapi jika memilih bekerja di luar rumah juga tidak ada salahnya selama tidak mengabaikan kewajibannya sebagai ibu rumah tangga <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  .</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Jadi, apakah kalian sudah masuk dapur hari ini? Dan apa yang sudah kalian masak? <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />   </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kuchiki99.wordpress.com/389/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kuchiki99.wordpress.com/389/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kuchiki99.wordpress.com/389/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kuchiki99.wordpress.com/389/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kuchiki99.wordpress.com/389/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kuchiki99.wordpress.com/389/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kuchiki99.wordpress.com/389/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kuchiki99.wordpress.com/389/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kuchiki99.wordpress.com/389/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kuchiki99.wordpress.com/389/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kuchiki99.wordpress.com/389/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kuchiki99.wordpress.com/389/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kuchiki99.wordpress.com/389/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kuchiki99.wordpress.com/389/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kuchiki99.wordpress.com&amp;blog=5204108&amp;post=389&amp;subd=kuchiki99&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kuchiki99.wordpress.com/2010/03/07/wanita-dan-dapur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>25</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ce08d14eadf594e4d586cda46f0f96a5?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">kuchiki99</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mencintainya, salahkah?</title>
		<link>http://kuchiki99.wordpress.com/2010/03/05/mencintainya-salahkah/</link>
		<comments>http://kuchiki99.wordpress.com/2010/03/05/mencintainya-salahkah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Mar 2010 17:20:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rukia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[My Diary]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[nikah]]></category>
		<category><![CDATA[poligami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kuchiki99.wordpress.com/?p=380</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu lalu seorang teman bertanya padaku, &#8220;Salahkah aku jika mencintainya?&#8221; Tidak. Tidak ada yang salah dengan mencintai seseorang, berusaha jujur pada diri sendiri selalu lebih baik daripada bersikap munafik dengan berpura-pura membenci orang yang dicintai. Bertindak layaknya orang bodoh di depan orang lain sambil berkata, &#8220;kalau bertemu akan kupukul dia&#8221; atau dengan kata-kata yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kuchiki99.wordpress.com&amp;blog=5204108&amp;post=380&amp;subd=kuchiki99&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Beberapa waktu lalu seorang teman bertanya padaku, &#8220;Salahkah aku jika mencintainya?&#8221; Tidak. Tidak ada yang salah dengan mencintai seseorang, berusaha jujur pada diri sendiri selalu lebih baik daripada bersikap munafik dengan berpura-pura membenci orang yang dicintai. Bertindak layaknya orang bodoh di depan orang lain sambil berkata, &#8220;kalau bertemu akan kupukul dia&#8221; atau dengan kata-kata yang terdengar lebih kejam. Tapi bukan itu yang mau saya bahas di sini.</p>
<p><span id="more-380"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Cinta itu anugrah Tuhan dan sudah sepantasnya disyukuri. Namun, kita juga tidak boleh kebablasan dalam mensyukuri anugrah itu, hingga membuat kita buta dan melupakan segalanya. Bahkan, melupakan bahwa ada orang yang tersakiti karena cinta kita. Memang tidak semua orang mengalami hal ini, tapi tetap ada beberapa yang mengalaminya. Jika kau bertanya padaku teman, apakah kau salah mencintainya? Tidak, seperti jawabanku sebelumnya. Tapi, jika cintamu padanya menyakiti orang lain, maka itu bisa jadi salah, karena cinta tidak menyakiti. Aku yakin banyak orang yang mungkin tak setuju akan jawabanku yang terkesan menyalahkanmu. Benar, bukan tempatku untuk menyalahkanmu dan aku tidak sedang menyalahkanmu. Aku hanya ingin kau berpikir ulang sebelum melakukan tindakan yang mungkin akan membuatmu menyesal. Mungkin memang sulit mengendalikan perasaan itu, tapi bukan tidak mungkin. Aku hanya tidak ingin kau jatuh ke dalam jurang tanpa dasar.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Memang dalam agama hal itu tidak dilarang, namun hal itu tidak berhukum wajib maupun sunnah, tapi &#8220;boleh&#8221; dan kau sendiripun tahu arti hukum &#8220;boleh&#8221; itu. Bisa kau lakukan, jika kau telah tahu syarat-syaratnya dan siap dengan konsekuensinya. Tapi, jika masih ada keraguan di dalam hatimu mengenai perkara ini, sebaiknya kau cari aman saja dengan tidak melakukannya, itu saranku. Karena Allah SWT pun tidak menyukai hambaNya yang ragu-ragu dalam memutuskan suatu perkara. Kita sama-sama perempuan dan kurasa kau cukup paham situasinya. Tidak ada seorangpun yang suka sesuatu miliknya diambil tanpa sepengetahuannya. Tiba-tiba sesuatu yang asing masuk dan mengambil setengah jiwanya. Tapi, mungkin ada yang suka (mau?) dan aku cukup salut pada mereka, tapi seperti yang kita tahu, jumlahnya tidak banyak. </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Menikah karena cinta bukan hal yang salah, Karena menikah sendiri adalah sesuatu yang disunnahkan. Tapi, sebaiknya cinta di sini adalah cinta kepada Allah SWT dan bukan hanya karena cinta kepada sesama. Tanyakanlah pada Allah apa yang sebaiknya kau lakukan, karena memang hanya Allah yang tahu apa yang terbaik buatmu. Akan ada jalan keluar untuk setiap masalah, sesulit apapun masalah itu. Dan jika Allah berkata ini adalah jalan terbaik bagimu, maka Insya Allah, Allah pasti akan memudahkan semuanya, termasuk juga memberi keikhlasan dan kesabaran kepada orang yang lebih dulu mengisi hidupnya, juga kepadamu. Namun, jika Allah mengatakan ini bukan yang terbaik untukmu, maka terimalah itu dengan ikhlas, dan yakinlah bahwa Allah telah menyiapkan pengganti yang lebih baik bagimu. Karena Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em>Untuk temanku yang sedang gundah dan maaf karena ku jawab di sini, karena keadaan tidak memberiku kesempatan untuk menjawabnya langsung kepadamu</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kuchiki99.wordpress.com/380/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kuchiki99.wordpress.com/380/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kuchiki99.wordpress.com/380/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kuchiki99.wordpress.com/380/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kuchiki99.wordpress.com/380/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kuchiki99.wordpress.com/380/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kuchiki99.wordpress.com/380/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kuchiki99.wordpress.com/380/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kuchiki99.wordpress.com/380/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kuchiki99.wordpress.com/380/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kuchiki99.wordpress.com/380/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kuchiki99.wordpress.com/380/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kuchiki99.wordpress.com/380/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kuchiki99.wordpress.com/380/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kuchiki99.wordpress.com&amp;blog=5204108&amp;post=380&amp;subd=kuchiki99&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kuchiki99.wordpress.com/2010/03/05/mencintainya-salahkah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ce08d14eadf594e4d586cda46f0f96a5?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">kuchiki99</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kabur Sejenak dari Rutinitas</title>
		<link>http://kuchiki99.wordpress.com/2010/01/23/kabur-sejenak-dari-rutinitas/</link>
		<comments>http://kuchiki99.wordpress.com/2010/01/23/kabur-sejenak-dari-rutinitas/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Jan 2010 16:54:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rukia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Just for Fun]]></category>
		<category><![CDATA[My Diary]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan-jalan]]></category>
		<category><![CDATA[Jogja]]></category>
		<category><![CDATA[Rekreasi]]></category>
		<category><![CDATA[Semarang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kuchiki99.wordpress.com/?p=360</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari yang lalu, akhirnya saya punya waktu untuk kabur sejenak dari rutinitas yang sedikit membosankan. Kali ini, saya kabur menuju Semarang. Rencananya sih nggak cuma Semarang, tapi juga Yogyakarta dan Solo. Tapi, apa daya pria hujan dan tuan angin membuat semua rencana jadi kacau balau, juga nii-chan yang hanya punya sedikit kesempatan untuk mengantar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kuchiki99.wordpress.com&amp;blog=5204108&amp;post=360&amp;subd=kuchiki99&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Beberapa hari yang lalu, akhirnya saya punya waktu untuk kabur sejenak dari rutinitas yang sedikit membosankan. Kali ini, saya kabur menuju Semarang. Rencananya sih nggak cuma Semarang, tapi juga Yogyakarta dan Solo. Tapi, apa daya pria hujan dan tuan angin membuat semua rencana jadi kacau balau, juga nii-chan yang hanya punya sedikit kesempatan untuk mengantar saya berkeliling. Jadi yang bisa dikunjungi hanya Semarang dan sedikit Yogyakarta. Ah tidak apalah kan yang penting saya tetap bisa liburan dan bertemu nii-chan juga keponakan saya yang lucu <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />  </p>
<p><span id="more-360"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Melihat cuaca yang agak tidak mendukung, akhirnya diputuskan bahwa saya berangkat melalui jalur darat, sekalianlah saya tahu daerah apa saja yang akan dilewati menuju Semarang berhubung saya sedikit buta jalan <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />   Saya berangkat pukul 15.00 wita, perjalanan Denpasar-Semarang membutuhkan waktu sekitar 17-18 jam dan saya tiba di terminal Banyumanik Semarang sekitar pukul 07.30 wib dan tentu saja dijemput oleh kakak saya <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />   </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b>Yonif 400/Raider</b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Yonif 400/raider, Kompi Senapan C adalah tempat saya terdampar. Di sini area tertutup, jarang sekali ada orang di luar yonif yang berkeliaran, paling-paling hanya pedagang sayuran di pagi hari yang masuk ke batalyon ini. Sebelumnya, maaf kalau tidak sedikitpun terlintas di kepala saya untuk mendokumentasikan tempat ini <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />   Saya berada di tempat ini sekitar seminggu alias dari awal datang sampai pulang lagi ke Denpasar. Di sini setiap hari yang dilihat tentara semua *ya iyalah* dan suara terompet tanda apel pagi setiap pukul 6 pagi serta apel malam pukul 9 malam. Tapi, saya dapat kesempatan langka nih, main ke gudang senjata. Wow banyak banget senjatanya mulai dari jenis snipper sampai pistol dengan berbagai macam ukuran kaliber peluru. Sayangnya tidak boleh mengambil foto di tempat ini <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />   </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b>Klenteng Sam Poo Kong</b></p>
<p><div id="attachment_361" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/01/dsc0310e7.jpg"><img src="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/01/dsc0310e7.jpg?w=300&#038;h=205" alt="" title="Gerbang Sam Poo kong" width="300" height="205" class="size-medium wp-image-361" /></a><p class="wp-caption-text">Pintu Masuk Klenteng Sam Poo Kong</p></div>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Klenteng Sam Poo Kong atau sering juga disebut sebagai Gedong Batu oleh masyarakat lokal merupaka salah satu peninggalan sejarah. Konon dulunya tempat ini adalah tempat persinggahan laksamana Cheng Ho, seorang panglima perang tiongkok kelahiran Persia yang beragama Islam.  Komunitas Cina yang datang ke Semarang dipimpin oleh Sam Poo Tay Djien atau dikenal dengan Zheng He (a.k.a. CHENG HO), seorang taykam Kaisar Cheng Zu ( dari Dinasti Ming) penganut agama Isalam yang diutus untuk mencari mustika di daerah utara. Armada Zheng He adalah armada Cina pertama yang mendarat di Semarang pada tahun 1401 AD.</p>
<p><div id="attachment_362" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/01/dsc03102.jpg"><img src="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/01/dsc03102.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Klenteng Sam Poo Kong" title="Klenteng Sam Poo Kong" width="300" height="225" class="size-medium wp-image-362" /></a><p class="wp-caption-text">Klenteng Sam Poo Kong</p></div>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Kita bisa masuk ke sini dengan membayar tiket masuk, tapi tenang nggak mahal kok <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  selain itu di sini juga tersedia guide, kita bisa membayar jasa sebesar 20.000 untuk turis lokal dan 30.000 untuk turis mancanegara, tapi kalau tidak ingin memakai guide juga tidak apa-apa, kita bisa menolak dan mencari infonya di mbah google. Tak hanya melihat keindahan arsitektur klenteng serta kemegahannya, kita juga bisa menyewa kostum tiongkok kemudian berfoto di dalam area klenteng hanya dengan 75.000 saja. </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b>Lawang Sewu dan Tugu Muda</b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p><div id="attachment_363" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/01/lawangsewu1.jpg"><img src="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/01/lawangsewu1.jpg?w=300&#038;h=225" alt="lawang sewu" title="lawang sewu" width="300" height="225" class="size-medium wp-image-363" /></a><p class="wp-caption-text">Lawang Sewu</p></div>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Pemerintah Kota Semarang telah memasukkan Lawang Sewu sebagai salah satu dari 102 bangunan kuno atau bersejarah yang wajib dilindungi. Sesuai kaidah arsitektur morfologi bangunan sudut, Lawang Sewu yang cantik memiliki menara kembar model ghotic yang terletak di sisi kanan dan kiri pintu gerbang utama. Model bangunan gedung yang memanjang ke belakang makin mengesankan kekokohan, kebesaran, dan keindahan. Sayangnya, halaman Lawang Sewu kurang tertata sehingga tampak kotor, diharapkan pemerintah kota Semarang dan para pengunjung dapat lebih memperhatikan kebersihan wilayah ini.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Dari catatan sejarah, Lawang Sewu yang selalu dipadati wisatawan pada musim liburan, dibangun pertama kali pada tahun 1903 dan diresmikan pengunaannya pada 1 Juli 1907. Kekunoan Lawang Sewu kini tak kalah menarik dari Gereja Belenduk yang begitu fenomenal dan berdiri kokoh di kawasan Kota Lama Semarang. Tapi, sayangnya saya tidak mampir ke gereja tersebut <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  Sebenarnya saya ingin masuk ke gedung ini, tapi apa daya kakak saya melarang keras saya masuk tanpa alasan jelas. Jadi deh saya hanya berkeliling di sekitar Lawang Sewu.</p>
<p><div id="attachment_364" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/01/dsc03111.jpg"><img src="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/01/dsc03111.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Tugu Muda" title="Tugu Muda" width="300" height="225" class="size-medium wp-image-364" /></a><p class="wp-caption-text">Tugu Muda</p></div>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Maaf ya kalo fotonya jauh, karena saya memotret ini dari pintu masuk area Lawang Sewu jadi lumayan jauh dan bodohnya saya tidak menggunakan fasilitas zoom pada kamera <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />   Awal Tugu Muda didirikan adalah dari ide untuk mendirikan monumen yang memperingati peristiwa Pertempuran Lima hari di Semarang. Pada tanggal 28 Oktober 1945, Gubbernur Jawa Twngah, Mr. WWongsonegoro meletakkaan batu pertama pada lokasi yang direncanakan semula yaitu didekat Alun-alun. Namun karena pada bulan Nopember 1945 meletus perang melawan Sekutu dan Jepang, proyek ini menjadi terbengkalai. Kemudian tahun 1949, oleh Badan Koordinasi Pemuda Indonesia (BKPI), diprakarsai ide pembangunan tugu kembali, namun karena kesulitan dana, ide ini jugaa belum terlaksana. Tahun 1951, Walikota Semarang, Hadi Soebeno Sosro Wedoyo, membentuk Panitia Tugu Muda, dengan rencana pembangunan tidak lagi pada lokasi alun-alun, tetapi pada lokasi sekarang ini. Desain tugu dikerjakan oleh Salim, sedangkan relief pada tugu dikerjakan oleh seniman Hendro. Batu yang digunakan antara lain didatangkan dari kaliuang dan Paker. Tanggal 10 Nopember 1951, diletakkan batu pertama oleh Gubernur Jateng Boediono dan pada tanggal 20 Mei 1953, bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, Tugu Muda diresmikaan oleh Soekarno, Presiden Republik Indonesia. Hingga sekarang, cukup banyak perubahan yang telah dilakukan terhadap arca di sekitar tugu muda, antara lain pembuatan taman dan kolam.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b>Kota Lama</b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p><div id="attachment_365" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/01/p1070374.jpg"><img src="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/01/p1070374.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Salah satu sudut Kota Lama" title="Salah satu sudut Kota Lama" width="300" height="225" class="size-medium wp-image-365" /></a><p class="wp-caption-text">Salah satu sudut Kota Lama</p></div>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Berdasarkan sejarahnya, kota Semarang memiliki suatu kawasan yang ada pada sekitar abad 18 menjadi pusat perdagangan. Kawasan tersebut pada masa sekarang disebut Kawasan Kota Lama. Kawasan Kota Lama Semarang disebut juga <b>OUTSTADT</b>. Luas kawasan ini sekitar 31 Hektar. Dilihat dari kondisi geografi, nampak bahwa kawasan ini terpisah dengan daerah sekitarnya, sehingga nampak seperti kota tersendiri, sehingga mendapat julukan <b>&#8220;LITTLE NETHERLAND&#8221;</b>. Kawasan Kota Lama Semarang ini merupakan saksi bisu sejarah Indonesia masa kolonial Belanda lebih dari 2  abad, dan lokasinya berdampingan dengan kawasan ekonomi. Ditempat ini ada sekitar 50 bangunan kuno yang masih berdiri dengan kokoh dan mempunyai sejarah Kolonialisme di Semarang. Kota Lama Semarang ini adalah daerah yang bersejarah dengan banyaknya bangunan kuno yang dinilai sangat berpotensi untuk dikembangkan dibidang kebudayaan ekonomi serta wilayah konservasi.<br />
Sebagai kawasan konservasi, seharusnya Kota Lama terawat dengan lebih baik. Maaf kalau saya katakan bahwa wilayah ini cukup kotor sehingga terkesan kumuh. Saya harap wilayah Kota Lama bisa lebih terawat dan lebih dipelihara, mengingat wilayah ini merupakan salah satu saksi sejarah Indonesia juga sebagai tempat tujuan wisata. Saya tidak mengelilingi seluruh bagian Kota Lama karena saat itu di beberapa tempat di Kota Lama tergenang banjir.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b>Stasiun Tawang</b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p><div id="attachment_366" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/01/stasiun-semarang.jpg"><img src="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/01/stasiun-semarang.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Stasiun Tawang" title="Stasiun Tawang" width="300" height="225" class="size-medium wp-image-366" /></a><p class="wp-caption-text">Stasiun Tawang</p></div>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Stasiun Tawang merupakan pengganti Stasiun  Tambak Sari milik N.I.S yang pertama. Adapun pembangunan stasiun pertama tersebut ditandai dengan upacara pencangkulan tanah oleh Gubernur Jenderal Mr. Baron Sloet van de Beele, bersamaan dengan pembentukan sistem perangkutan  kereta api milik N.I.S pad atanggal 16 Juni 1864. N.I.S melayani jalur Semarang &#8211; Yogya &#8211; Solo. Setelah mengalami proses pembangunan yang tersendat-sendat  akhirnya jalur pelayanan kereta api ini terselesaikan pada 10 Pebruari 1870. Berkembangnya kegiatan perdagangan menyebabkan stasiun Tambak  Sari tidak memenuhi syarat lagi. Maka direncanakanlah stasiun yang baru dengan arsitek J.P de Bordes. Setelah kemerdekaan Republik Indonesia, stasiun ini diambil  alih oleh Pemerintah Daerah Kotamadya Semarang dan diganti dengan nama Perusahaan Jawatan Kereta Api Tawang ( PJKA).<br />
Tidak banyak perubahan yang dilakukan pada stasiun  ini terutama pada bagian facade dan sampai sekarang masih terawat dengan baik. Lapangan di depan Stasiun Tawang ( sekarang menjadi Folder ) juga mempunyai nilai historis yang tinggi yaitu sebagai ruang terbuka dari kota lama yang difungsikan sebagai tempat upacara, olah raga, pertandingan dan sebagainya.</p>
<p><div id="attachment_367" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/01/dsc03113.jpg"><img src="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/01/dsc03113.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Taman Depan Stasiun Tawang" title="Taman Depan Stasiun Tawang" width="300" height="225" class="size-medium wp-image-367" /></a><p class="wp-caption-text">Taman Depan Stasiun Tawang</p></div>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b>Masjid Agung Jawa Tengah</b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p><div id="attachment_368" class="wp-caption alignleft" style="width: 235px"><a href="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/01/dsc03115.jpg"><img src="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/01/dsc03115.jpg?w=225&#038;h=300" alt="Masjid Agung Jawa Tengah" title="Masjid Agung Jawa Tengah" width="225" height="300" class="size-medium wp-image-368" /></a><p class="wp-caption-text">Masjid Agung Jawa Tengah</p></div><br />
<div id="attachment_369" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/01/masjid_agung_towere.jpg"><img src="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/01/masjid_agung_towere.jpg?w=300&#038;h=209" alt="Menara Masjid Agung Jawa Tengah" title="Menara Masjid Agung Jawa Tengah" width="300" height="209" class="size-medium wp-image-369" /></a><p class="wp-caption-text">Menara Masjid Agung Jawa Tengah</p></div>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Masjid Agung Semarang atau Masjid Agung Jawa Tengah adalah masjid yang terletak di kota Semarang, provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Masjid ini dibangun pada tahun 2001 sampai dengan 2006. Masjid ini berdiri di atas lahan 10 hektar. Masjid Agung diresmikan oleh Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 14 November 2006. Masjid ini memiliki menara yang terdiri dari 19 lantai. Jika ingin masuk ke menara ini kita bisa membayar karcis masuk sebesar 5000 rupiah. Dari lantai 19 kita bisa melihat seluruh kota Semarang, apabila ingin lebih jelas kita bisa menggunakan teropong yang tersedia dengan memasukkan uang koin 500 rupiah/7 menit. Di lantai 18 menara terdapat beberapa resto dan pada lantai 2 dan 3 menara terdapat museum perkembangan Islam di Jawa Tengah.</p>
<div id="attachment_370" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/01/dsc03118.jpg"><img src="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/01/dsc03118.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Artefak di Museum Masjid Agung Jawa Tengah" title="Artefak di Museum Masjid Agung Jawa Tengah" width="300" height="225" class="size-medium wp-image-370" /></a><p class="wp-caption-text">Artefak di Museum Masjid Agung Jawa Tengah</p></div>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b>Simpang Lima</b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Pusat kota Semarang ini adalah wilayah yang selalu ramai, di sini banyak sekali pedagang kaki lima, dan akan sangat ramai pada malam minggu, karena sepertinya seluruh anak muda Semarang berkumpul di tempat ini. Tapi seperti biasa, masalah yang sama pun dialami wilayah Simpang Lima ini, apalagi kalau bukan sampah. Kurangnya kesadaran akan kebersihan membuat pusat kota Semarang ini tampak kotor, padahal wilayah ini merupakan wilayah yang pasti akan dikunjungi pada wisatawan untuk berburu oleh-oleh khas Semarang.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b>Candi Prambanan</b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p><div id="attachment_371" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/01/prambanantemples1.jpg"><img src="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/01/prambanantemples1.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Candi Prambanan" title="Candi Prambanan" width="300" height="225" class="size-medium wp-image-371" /></a><p class="wp-caption-text">Candi Prambanan</p></div>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Walaupun terhalang hujan dan angin keras, perjalanan tetap berlanjut. Kali ini saya dengan diantar kakak tentunya akan menuju Klaten, daerah asal mantan pacar kakak saya a.k.a kakak ipar saya :p<br />
Tentunya kalau ke Klaten tak lengkap bagi saya tanpa meluncur ke Yogyakarta, karena memang jaraknya yang tak terlalu jauh hanya sekitar 1 jam perjalanan dengan mobil. Namun, letak Candi Prambanan dari rumah kakak ipar saya lebih dekat lagi hanya 30 menit perjalanan. Jadilah kami mampir sejenak ke sana. Siapa yang tak tahu cerita Loro Jonggrang dan Bandung Bandawasa. Cerita rakyat yang sudah sangat tenar di Indonesia ini konon adalah latar berdirinya candi ini.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b>Candi Ratu Boko</b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p><div id="attachment_372" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/01/2720375e.jpg"><img src="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/01/2720375e.jpg?w=300&#038;h=191" alt="Candi Ratu Boko" title="Candi Ratu Boko" width="300" height="191" class="size-medium wp-image-372" /></a><p class="wp-caption-text">Candi Ratu Boko</p></div>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Rasanya ada yang kurang kalau sudah sampai di Yogjakarta tapi belum mampir ke Candi Ratu Boko. Hanya 3 km dari pertigaan ke Perambanan. Candi Ratu Boko yang juga dikenal dengan nama Istana Ratu Boko ini menawarkan sesuatu yang berbeda dari candi-candi yang lain. Nama Kraton Boko berasal dari kata Kraton dan Ratu Boko. Kraton berasal dari kata Ka-da-tu-an yang berarti tempat raja. Ratu Boko berasal dari Ratu yang berarti Raja dan Boko adalah nama seekor burung. Candi ini terletak di sebuah bukit yang sepi sehingga terkesan damai dan nyaman dengan berlatar kota Yogyakarta dan Candi Prambanan disertai dengan semilir angin membuat tempat ini semakin nyaman. </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b>Malioboro</b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p><div id="attachment_373" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/01/jalan_malioboro_-_jogjakarta.jpg"><img src="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/01/jalan_malioboro_-_jogjakarta.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Jalan Malioboro Yogyakarta" title="Jalan Malioboro Yogyakarta" width="300" height="225" class="size-medium wp-image-373" /></a><p class="wp-caption-text">Jalan Malioboro Yogyakarta</p></div>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Jalan Malioboro…. Ini berarti saatnya beli-beli, kawasan yang selalu ramai ini tidak boleh lupa untuk dikunjungi, selain untuk berbelanja oleh-oleh, di sini kita bisa melihat kerajinan warga Jogja yang cukup beragam. Merasa kurang di Malioboro? Bolehlah kita tengok ke depan, di sana ada pasar Beringharjo yang juga menyajikan berbagai kerajinan dan barang-barang yang sangat layak dijadikan buah tangan. Kita harus pintar-pintar menawar untuk dapat barang bagus dengan harga cukup miring ya… dan tentu saja jangan lupa cari yang khas dari Jogja, apalagi kalau bukan batik dan bakpia pathok <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />   </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Sekianlah seluruh perjalanan saya selama seminggu di Semarang. Walau tidak sempat ke Solo, tapi itu bukan masalah besar, lain waktu pasti saya akan main ke sana. Lagipula perjalanan menuju Denpasar dari Semarang melewati Solo, jadi tidak terlalu kecewa juga. Senang bisa menghabiskan waktu di Semarang. Terima kasih buat kakakku tersayang yang sudah mau mengantarku berjalan-jalan di sela-sela kesibukannya <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  juga terima kasih buat kakak iparku dan keponakanku yang nangis dan memaksa ikut pulang ke Denpasar <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  juga buat Yonif 400/raider yang jadi tempat saya tinggal selama di Semarang <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />   juga buat dinas pariwisata kota Semarang atas semua infonya <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kuchiki99.wordpress.com/360/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kuchiki99.wordpress.com/360/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kuchiki99.wordpress.com/360/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kuchiki99.wordpress.com/360/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kuchiki99.wordpress.com/360/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kuchiki99.wordpress.com/360/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kuchiki99.wordpress.com/360/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kuchiki99.wordpress.com/360/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kuchiki99.wordpress.com/360/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kuchiki99.wordpress.com/360/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kuchiki99.wordpress.com/360/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kuchiki99.wordpress.com/360/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kuchiki99.wordpress.com/360/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kuchiki99.wordpress.com/360/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kuchiki99.wordpress.com&amp;blog=5204108&amp;post=360&amp;subd=kuchiki99&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kuchiki99.wordpress.com/2010/01/23/kabur-sejenak-dari-rutinitas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ce08d14eadf594e4d586cda46f0f96a5?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">kuchiki99</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/01/dsc0310e7.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Gerbang Sam Poo kong</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/01/dsc03102.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Klenteng Sam Poo Kong</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/01/lawangsewu1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">lawang sewu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/01/dsc03111.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Tugu Muda</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/01/p1070374.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Salah satu sudut Kota Lama</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/01/stasiun-semarang.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Stasiun Tawang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/01/dsc03113.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Taman Depan Stasiun Tawang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/01/dsc03115.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">Masjid Agung Jawa Tengah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/01/masjid_agung_towere.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Menara Masjid Agung Jawa Tengah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/01/dsc03118.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Artefak di Museum Masjid Agung Jawa Tengah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/01/prambanantemples1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Candi Prambanan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/01/2720375e.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Candi Ratu Boko</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kuchiki99.files.wordpress.com/2010/01/jalan_malioboro_-_jogjakarta.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Jalan Malioboro Yogyakarta</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>menolehlah</title>
		<link>http://kuchiki99.wordpress.com/2009/12/23/menolehlah/</link>
		<comments>http://kuchiki99.wordpress.com/2009/12/23/menolehlah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Dec 2009 15:30:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rukia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kuchiki99.wordpress.com/2009/12/23/menolehlah/</guid>
		<description><![CDATA[Seandainya punggung itu bisa ditaruh di depan&#8230;<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kuchiki99.wordpress.com&amp;blog=5204108&amp;post=359&amp;subd=kuchiki99&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seandainya punggung itu bisa ditaruh di depan&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kuchiki99.wordpress.com/359/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kuchiki99.wordpress.com/359/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kuchiki99.wordpress.com/359/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kuchiki99.wordpress.com/359/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kuchiki99.wordpress.com/359/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kuchiki99.wordpress.com/359/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kuchiki99.wordpress.com/359/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kuchiki99.wordpress.com/359/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kuchiki99.wordpress.com/359/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kuchiki99.wordpress.com/359/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kuchiki99.wordpress.com/359/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kuchiki99.wordpress.com/359/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kuchiki99.wordpress.com/359/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kuchiki99.wordpress.com/359/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kuchiki99.wordpress.com&amp;blog=5204108&amp;post=359&amp;subd=kuchiki99&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kuchiki99.wordpress.com/2009/12/23/menolehlah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ce08d14eadf594e4d586cda46f0f96a5?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">kuchiki99</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>&#8230;</title>
		<link>http://kuchiki99.wordpress.com/2009/10/05/358/</link>
		<comments>http://kuchiki99.wordpress.com/2009/10/05/358/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Oct 2009 15:24:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rukia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Cukup]]></category>
		<category><![CDATA[Enough]]></category>
		<category><![CDATA[God]]></category>
		<category><![CDATA[Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Me]]></category>
		<category><![CDATA[Saya]]></category>
		<category><![CDATA[Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kuchiki99.wordpress.com/2009/10/05/358/</guid>
		<description><![CDATA[Saya + Tuhan = Cukup ~ Mario Teguh<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kuchiki99.wordpress.com&amp;blog=5204108&amp;post=358&amp;subd=kuchiki99&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya + Tuhan = Cukup</p>
<p>~ Mario Teguh</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kuchiki99.wordpress.com/358/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kuchiki99.wordpress.com/358/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kuchiki99.wordpress.com/358/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kuchiki99.wordpress.com/358/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kuchiki99.wordpress.com/358/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kuchiki99.wordpress.com/358/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kuchiki99.wordpress.com/358/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kuchiki99.wordpress.com/358/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kuchiki99.wordpress.com/358/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kuchiki99.wordpress.com/358/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kuchiki99.wordpress.com/358/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kuchiki99.wordpress.com/358/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kuchiki99.wordpress.com/358/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kuchiki99.wordpress.com/358/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kuchiki99.wordpress.com&amp;blog=5204108&amp;post=358&amp;subd=kuchiki99&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kuchiki99.wordpress.com/2009/10/05/358/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ce08d14eadf594e4d586cda46f0f96a5?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">kuchiki99</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Keinginan Untuk Dihormati?</title>
		<link>http://kuchiki99.wordpress.com/2009/08/18/keinginan-untuk-dihormati/</link>
		<comments>http://kuchiki99.wordpress.com/2009/08/18/keinginan-untuk-dihormati/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 01:48:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rukia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[bangga diri]]></category>
		<category><![CDATA[sombong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kuchiki99.wordpress.com/?p=350</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin, Ibu dan adik saya diajak ngobrol oleh seorang polisi ketika mereka sedang berada di salah satu tempat pengobatan alternatif, berikut ini sedikit isi perbincangan mereka (cuma bagian inti aja) Polisi : “Loh bu, kok anaknya dibawa kesini? Aneh, harusnya itu ke dokter.” Ibu : ”Oh, iya pak. Ke dokter juga sudah pak, cuma mencari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kuchiki99.wordpress.com&amp;blog=5204108&amp;post=350&amp;subd=kuchiki99&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Kemarin, Ibu dan adik saya diajak ngobrol oleh seorang polisi ketika mereka sedang berada di salah satu tempat pengobatan alternatif, berikut ini sedikit isi perbincangan mereka (cuma bagian inti aja)</p>
<blockquote><p>Polisi : “Loh bu, kok anaknya dibawa kesini? Aneh, harusnya itu ke dokter.”<br />
Ibu : ”Oh, iya pak. Ke dokter juga sudah pak, cuma mencari alternatif lain saja.”<br />
Polisi : “Bukan penyakit parah harusnya ya cuma ke dokter saja, tidak perlu sampai kemari.”<br />
Adik : “Terserah gw lah mo kemana.” (bergumam nggak jelas)<br />
Polisi : “Saya ini polisi lho.”<br />
Ibu dan adik : “…..”</p></blockquote>
<p><span id="more-350"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b>”Saya ini polisi lho.”</b> Saya rasa statement ini keluar setelah si Polisi mendengar gumaman tidak jelas dari adik saya. Tapi, tetap saja lucu.  Sayangnya saya tidak di sana, kalau di sana saya sudah ngakak sampai sakit perut kayaknya. Saya jadi ingat 2 kejadian beberapa tahun lalu yang serupa dengan ini. Waktu saya masih esempe, saya selalu diantar jemput ayah saya. Tentu saja. Selain karena jarak rumah – sekolah yang tidak bisa dikatakan dekat, saya juga kan diprotek banget oleh orang tua, terutama ayah saya. Dan mana mungkin ayah berani membiarkan saya pulang sendiri, apalagi setelah peristiwa saya lompat dari angkutan kota yang berjalan dengan kecepatan cukup tinggi. Tapi, itu cerita lain untuk saat ini <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />  </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Oke, balik lagi. ini dia kejadian yang mirip dengan kejadian di atas.</p>
<blockquote><p>Ayah : “Pak, tolong pasirnya dipinggirkan, karena menghalangi orang lewat.” (ayah menegur tetangga yang lagi bangun rumah, karena pasirnya menutupi jalan, jadi mobil ayah nggak bisa lewat)<br />
Tetangga : *Datang mendekati kaca mobil ayah dengan wajah rada tersinggung* “Saya ini dulu <b>Kolonel</b> lho.”<br />
Saya : “Emang gw pikirin, mau kolonel kek, presiden kek. Peduli amat.” (refleks menjawab)<br />
Ayah : “Oh, kalau saya sih masih aktif sampai sekarang.” (tetap tenang, tapi sambil nahan ketawa kayaknya)<br />
Tetangga : “….” (tapi akhirnya menyuruh para tukangnya menyingkirkan pasir dari jalan dan mobil ayah saya pun melaju kembali menuju rumah yang hanya berjarak 10 meter dari TKP sambil ketawa) </p></blockquote>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Atau kejadian satu ini yang dialami teman saya yang kebetulan bukan orang Bali dan baru saja tinggal di Bali.  Waktu itu 2 orang teman saya, anggaplah si A dan si B (A yang baru tinggal di Bali, B sudah lama di Bali. Tapi, mereka berdua bukan orang Bali). Saat itu mereka sedang bingung arah mana yang menuju Jalan Pulau Enggano.</p>
<blockquote><p>Si A : *turun dari motor* “Permisi Pak, saya mau nanya, Jalan Pulau Enggano sebelah mana ya?” (bertanya kepada salah satu pejalan kaki)<br />
Si Bapak : *memangdang dari ujung rambut ke ujung kaki*  &#8220;Melahang ngeraos, Titiang nak Gusti.”<br />
Si A : “…..” (nggak ngerti apa yang dikatakan sama si bapak)<br />
Si B : “Bapaknya bilang, Hati-hati kalau bicara, saya ini orang Gusti” (mengartikan karena melihat temannya bengong karena nggak ngerti)<br />
Si A : “Oalah Pak, saya nggak ngerti. Lain kali kalungan papan nama yang besar gitu, tulisin “SAYA INI ORANG GUSTI” jadi saya tahu, saya bicara dengan siapa.” (dengan nada rada kesal)<br />
Si A : “Ya sudah Pak, terima kasih. Anda sama sekali tidak membantu.” (naik lagi ke motor dan langsung tancap gas)</p></blockquote>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Waktu adik saya menceritakan apa yang dialaminya, saya langsung ketawa, karena otak saya otomatis flasback ke kedua kejadian yang saya dan teman saya alami. Saya heran, sampai jaman handphone sudah bisa 3G begini, orang-orang gila hormat tetap saja ada. Mereka berpikir dengan bertindak seperti itu, orang lain akan makin respek pada mereka. Mungkin, kalau itu orang-orang yang dapat dengan mudahnya ditakut-takuti dengan posisi mereka. Tapi maaf, itu bukan saya. Mereka justru kehilangan rasa hormat dari saya. Bagi saya, menghormati orang lain, bukanlah karena “siapa dia” atau “apa kedudukannya” tapi lebih ke bagaimana dia bersikap kepada orang lain dan kepada dirinya sendiri. Memandang orang lain dengan cara “duduk sama rendah, berdiri sama tinggi” dan tidak memandang sebelah mata kepada orang lain serta tidak memasang pandangan menghina. Ouw yang terakhir ini pernah tidak saya lakukan, cukup sering mungkin. Kalau ada yang saya pandang seperti itu, maaf-maaf saja, karena itu berarti Anda telah kehilangan rasa hormat dari saya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Saya jauh lebih hormat kepada pengemis atau pemulung atau apapunlah sebutannya untuk mereka yang dikatakan masyarakat kelas bawah, yang memiliki sikap egaliter terhadap sesama. Daripada kepada orang-orang sekelas kolonel atau presiden atau masyarakat kelas atas, yang tidak memiliki sikap egaliter tersebut. Uang dan kedudukan itu mungkin memang diperlukan dalam hidup, tapi itu semua bukan segala-galanya. Semua itu nggak akan dibawa ke liang lahat. Semua orang masuk liang lahat tanpa membawa uang/harta benda sepeserpun (setidaknya itu dalam pemahaman agama saya) apalagi kedudukan, semua gelar dan jabatan yang disandang akan lenyap, dan diganti oleh satu gelar baru yaitu “Almarhum” atau “Almarhumah”. Itu saja. Tidak ada embel-embel gelar lainnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Tidak bisa dipungkiri, sifat bangga akan diri sendiri pasti akan selalu muncul dalam diri kita, itu normal dan sangat manusiawi. Tapi, sebaiknya sifat itu tidak kita gunakan untuk merendahkan atau menakuti orang lain atau malah untuk mendapat keuntungan pribadi. Seharusnya sifat itu bisa kita alihkan ke hal-hal yang lebih berguna, tidak hanya bagi diri kita tapi juga bagi orang lain. Misalnya, kalau kita dokter, jangan hanya bangga karena kita seorang dokter, tapi tunjukkan kontribusi apa yang bisa kita berikan sebagai seorang dokter. Saya rasa penghormatan yang diberikan terhadap seseorang lebih karena apa yang telah dilakukannya untuk orang lain, entah itu keluarga, masyarakat, atau bahkan bangsa dan negaranya, seperti kata hadist berikut :</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<blockquote><em>Manusia terbaik adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. (HR al-Qadha‘i – hadits hasan)</em></p></blockquote>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Mungkin, dengan pernyataan seperti cerita di atas, seseorang akan mendapatkan rasa hormat dari orang lain, tapi itu lebih karena “orang lain itu” terpaksa memberi penghormatan. Kalau saya sih lebih suka mendapatkan rasa hormat yang tulus dari dalam hati daripada rasa hormat karena terpaksa. </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Walaupun sama-sama tidak bagus, saya lebih heran lagi dengan orang-orang yang bangga akan gelar yang didapat dalam keluarga. Kalau berbangga atas kedudukan (presiden, jendral, direktur, dll), masih saya maklumi, karena itu berlaku sama hampir di semua tempat, Indonesia khususnya. Tapi kalau yang berbangga diri karena gelar keluarga (kasta)? Sangat mengherankan <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_confused.gif' alt=':???:' class='wp-smiley' />   Seperti cerita ketiga, cerita itu membuat saya geleng-geleng kepala saat mendengarnya, walaupun saya juga tertawa. Gelar “Gusti”? Hei, gelar itu tidak berarti apapun kalau dibawa ke Jawa. Sama halnya dengan gelar “Raden” di Jawa tidak akan ada artinya di Bali, atau gelar “Teuku” yang tidak berguna di NTT, dan gelar-gelar kebangsawanan lainnya yang tidak akan berarti apapun di daerah lain. Lalu apa gunanya menyombongkan hal itu?</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Seharusnya yang kita pikirkan adalah bagaimana kita bisa bermanfaat bagi orang lain, daripada berpikir bagaimana kita dihormati karena “siapa diri kita”. Penghormatan dari orang lain pasti akan kita dapatkan, kalau tidak saat kita hidup mungkin saat kita telah meninggalkan nama. Bukan masalah, saya rasa. Karena yang penting dalam hidup itu adalah manfaat kita bagi orang-orang di sekitar kita, tentunya bermanfaat dalam hal-hal positif.<br />
Dan akhirnya, ketiga kejadian itu mengajak kita untuk meminimalisir sifat sombong dan berbangga diri berlebihan yang ada pada diri kita.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<blockquote><em> ”Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (Luqman : 18)</em></p></blockquote>
<p>-</p>
<p>ps:<br />
Gusti : salah satu kasta di Bali yang termasuk golongan Ksatria</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kuchiki99.wordpress.com/350/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kuchiki99.wordpress.com/350/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kuchiki99.wordpress.com/350/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kuchiki99.wordpress.com/350/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kuchiki99.wordpress.com/350/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kuchiki99.wordpress.com/350/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kuchiki99.wordpress.com/350/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kuchiki99.wordpress.com/350/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kuchiki99.wordpress.com/350/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kuchiki99.wordpress.com/350/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kuchiki99.wordpress.com/350/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kuchiki99.wordpress.com/350/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kuchiki99.wordpress.com/350/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kuchiki99.wordpress.com/350/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kuchiki99.wordpress.com&amp;blog=5204108&amp;post=350&amp;subd=kuchiki99&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kuchiki99.wordpress.com/2009/08/18/keinginan-untuk-dihormati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>40</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ce08d14eadf594e4d586cda46f0f96a5?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">kuchiki99</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
