Feeds:
Posts
Comments

Minggu adalah hari bersih-bersih. Selain mencuci pakaian, kami juga mencuci rumah (ngepel), mencuci kamar mandi (nyikatin kamar mandi), setrika dan segunung pekerjaan domestik yang hanya bisa saya lakukan saat libur (sabtu/minggu). Jadilah kami saling berbagi tugas, termasuk Ara bertugas menjaga adiknya dan merapikan buku serta mainan yang mereka berdua sebar ke seluruh penjuru rumah. Ayah menyapu, membereskan pakaian dan setrika, sementara saya mengepel, bersihin kamar mandi, dan membersihkan halaman kecil kami (menyapu dan menyiram tanaman).

Ara yang mengajak adiknya untuk merapikan mainan, justru sibuk membuat adiknya merangkak ke sana kemari mengejarnya. Setelahnya Ara mengajak adiknya bermain Ara, Ara memints menyiapkan air di bak yang biasa digunakan adiknya mandi. Mereka berdua tertawa bahagia dan membuat rumah banjir alias becek di mana-mana. Namun Ara ternyata bertanggung jawab, setelah saya mengatakan cukup main airnya, Ara mulai membereskan bak dan mengepel lantai yang basah dengan lap kering.

#Tantangan10hari

#Day11

#SemuaAnakAdalahBintang

#InstitutIbuProfesional

#KelasBundaSayang

Advertisements

Tantangan berlanjut, hari ini saya menjemput Ara ke sekolah, selanjutnya kami langsung menuju kantor saya, sejak sahur pagi tadi saya ditelpon agar masuk ke kantor untuk menandatangi beberapa dokumen keuangan yang harus segera dikirim. Dengan pasukan lengkap, saya, suami, Ara dan si bayi, saya siap lembur.

Selama lembur, Ara sangat membantu saya dengan mengajak adiknya bermain. Jadi si bayi tetep anteng dan tenang selama saya bekerja, kecuali pas haus aja pasti nangis minta mimik bunda. Ara mengajak adiknya mewarnai gambar yang sebelumnya ia minta saya untuk memggambar di kertas. Adiknya ngerusuhi Ara mewarnai pastinya, tapi Ara nggak marah/ngambek ke adiknya, justru mengijinkan adiknya ikut mencorat-coret gambarnya. Ara juga membantu merapikan sekotak karet gelang yang dihambur-hamburkan adiknya dengan senangnya.

Karena Ara pekerjaan saya yang seharusnya bisa berlangsung seharian justru menjadi lebih singkat dan cepat. Setelah semua dokumen selesai saya periksa dan tanda tangani kami pun pulang untuk menyiapkan menu berbuka.

#Tantangan10hari

#Day10

#SemuaAnakAdalahBintang

#InstitutIbuProfesional

#KelasBundaSayang

Hari ini Ara ke sekolah dengan diantar ayahnya. Sebelum berangkat sekolah Ara meminta untuk membawa beberapa permen cokelat. Saya berkata “Ara kan puasa”, Ara bilang itu untuk buka puasa. Jadilah Ara ke sekolah berbekal seplastik permen cokelat. Saat jam istirahat, ayahnya melihat Ara sibuk mengumpulkan teman-temannya dan membagi-bagikan permen cokelat yang tadi dibawanya. Ara berkata “kata bunda, pelmennya boleh dimaem kalo sudah buka puasa”. Tapi namanya anak TK, ga sampe 5 menit dibagi sudah pada dibuka dan dimakan permennya 😅 jadilah Ara jebol lagi puasanya jam setengah 10 pagi 😓

Ketika pulang, Ayahnya bertanya mengapa Ara membagi-bagikan permennya. Ara bilang “Itu lo banyak yah, kan temennya Cha jadi bisa maem pelmen cokelat juga”. “Tapi temen-temen Cha jadi batal semua puasanya karena makan permen” kata ayah lagi. “Nggak papa yah, Cha sama temen-temen kan masih kecil” jawabnya polos. Saya tertawa ngakak mendengar cerita ayah tentang harinya bersama Ara di sekolah tadi. Emang enak dijawab mulu sama Ara 😅😅😅

#Tantangan10hari

#Day9

#SemuaAnakAdalahBintang

#InstitutIbuProfesional

#KelasBundaSayang

Hari ini saya akan menuliskan kecerdasan intrapersonal yang saya lihat pada diri Ara. Setiba kami di rumah, saya bersiap memandikan Dhira, dan meminta Ara menunggu untuk mandi setelah adiknya. Ia minta ijin untuk main boneka terlebih dahulu sebelum mandi. Saya mengijinkannya dengan syarat jika saya mengatakan sudah saatnya mandi, Ara harus segera mandi dan Ara setuju.

Sembari saya memandikan adiknya, saya mendengar Ara bercerita sendiri (seperti saling bercakap-cakap dengan 2 bonekanya). Saya mendengarkan percakapannya. Oh dia sedang bermain dokter-dokteran. Saya tetap memperhatikannya sambil memakaikan adiknya pakaian. Setelah Dhira beres (sudah mandi, wangi dan cantik). Saya melihat Ara dan bertanya “Cha sudah selesai main?”. Ara menjawab “belum bunda, lagi opelasi ni”. “Baiklah 5 menit lagi, oke” ucap saya. “Iya bunda” jawabnya.

Selang 5 menit Ara menepati janjinya dan berkata kalau dia sudah selesai main dan akan mandi. Saya pun menyiapkan air mandinya (pakai air hangat). Ara mandi sendiri dan tentunya sambil main, setengah jam lebih blm selesai juga 😥

Alhasil saya memberinya tempo, 5 menit lagi untuk menyudahi mandinya. Selesai mandi, sambil memakai baju saya bertanya Ara bermain apa tadi.

Bunda (B) : “Cha tadi ceritanya main apa sama nina (nama boneka)?”

Ara (A) : “Cha main doktel-doktelan”

B : “Wah… siapa yang jadi dokter? Siapa yang jadi pasien?”

A : “Cha jadi doktel, Nina jadi pasiennya”

B : “Trus boneka perinya jadi apa?”

A : “Boneka peli jadi pelawatnya”.

B : “Nina sakit apa sih?”

A : “Tadi Cha peliksa, Nina sakit pelut”

B : “Lah kok bisa sakit perut? Emang Nina maem sembarangan ya?”

A : “Iya bunda, Nina maem sembalangan, maem biji, sakit usus buntu jadinya”

B : “Wih serem. Trus ngobatinnya gimana?”

A : “Cha opelasi aja Nina. Bial ga sakit lagi pelutnya. Dipotong ususnya”.

Ini sepertinya efek saya cerita soal sakit usus buntu gara-gara Ara makanin biji delima dan anggur 😆. Tapi ingatanya bagus, rasanya itu sudah lama saat saya melarangnya makan biji buah dengan alasan bisa kena usus buntu dan dioperasi.

#Tantangan10hari

#Day8

#SemuaAnakAdalahBintang

#InstitutIbuProfesional

#KelasBundaSayang

Hari ini Ara bangun sahur sendiri. Nggak pake nangis maupun minta gendong (yeeayy). Tau-tau Ara sudah nongol aja di dapur. Setelah kami sahur bersama dan melafalkan niat puasa, Ara kembali tidur.

Seperti biasa Ara berangkat ke sekolah dengan diantar ayahnya, sedang saya mengantar Dhira menuju rumah ibu saya. Hari ini Ara masih masuk sekolah dan belum mulai libur. Di sekolahnya masih berlangsung pondok Ramadhan sepanjang bulan Ramadhan. Di pondok Ramadhan ini anak-anak dilatih untuk puasa, belajar sholat, mengaji, dll.

Sepulang kantor, seperti biasa saya menjemput Ara di rumah mertua dan lanjut menjemput Dhira di rumah ibu saya. Sesampai kami di rumah, Ara saya minta untuk segera mandi kemudian saya memandikan Dhira. Setelah semua sudah mandi, Ara bercerita tentang kegiatannya di sekolah. Ara bilang di sekolah sedang belajar mengaji. Sambil menunggu adzan Maghrib, saya pun mengajak Ara belajar mengaji.

#Tantangan10hari

#Day7

#SemuaAnakAdalahBintang

#InstitutIbuProfesional

#KelasBundaSayang

Tantangan hari ke-6 yang berarti puasa hari ke-6 juga. Dan Ara masih semangat belajar puasa walaupun jebolnya selalu sekitar jam 11, belum pernah lolos sampe Adzan Duhur. Tetapi saya hargai semangat dan keinginannya untuk ikut puasa. Yang lucu dari gadis kecilku ini, Ara dengan semangat pula bercerita padaku jika puasanya jebol sebelum waktu yang kami sepakati yaitu Adzan Duhur.

Hari ini ketika saya menjemput Ara di rumah kakungnya (mertua saya) sepanjang perjalanan menuju rumah utinya (ibu saya) Ara bercerita kalau puasanya batal. Saat saya tanya kenapa, dia berkata kalau semua temen-temennya di sekolah pada makan dan Ara haus setelah main lari-larian, jadi dia minum deh 😥.

Saat kami tiba di rumah menjelang waktu berbuka, dan menonton televisi, di saluran lokal (TVRI Bali) pas banget ada tontonan ibu-ibu rebanaan yang menyanyikan lagu Asmaul Husna. Ara tak beranjak dari depan televisi sambil memgikuti lagu tersebut. Setelahnya Ara bilang kalau di sekolah dia diajarkan lagu tersebut pula. Sambil menyiapkan hidangan berbuka, kami (saya dan Ara) bernyanyi Asmaul Husna bersama, dan Dhira sibuk tepuk tangan sambil teriak-teriak seolah berkata “aku juga mau ikut nyanyi” 😂😂

#Tantangan10hari

#Day6

#SemuaAnakAdalahBintang

#InstitutIbuProfesional

#KelasBundaSayang

Hari ini Ara membantuku dalam menyiapkan menu berbuka. Ara berkata “Bunda, Cha yang buat esnya ya?”. Menjelang waktu berbuka, Ara sibuk mengambil bahan untuk membuat es yang telah direncanakannya. Di dalam baskom, Ara sedang asik mencampur cincau, buah-buahan, sirup dan susu.

Ara adalah gadis yang murah hati. Dia tipe anak yang mudah bergaul dengam siapapun. Selain itu Ara juga senang membantu siapapun. Walaupun termasuk anak yang tidak bisa diam, Ara dengan cepat membantu orang lain yang perlu pertolongan.

#Tantangan10hari

#Day5

#SemuaAnakAdalahBintang

#InstitutIbuProfesional

#KelasBundaSayang