Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Life’ Category

Setelah sekian lama blog ini vakum, akhirnya hari ini ditengok lagi. Bebersih dulu lah dari seluruh spam yang masuk sebelum memulai menulis lagi. Ya, akhirnya menulis kembali setelah 5 tahun tidak menulis. Ada cerita dibalik kembalinya saya menulis, sekian lama vakum karena kesibukan yang banyak menyita waktu (apa malas sih sebenarnya?) seperti pekerjaan di kantor, pekerjaan di rumah, mengurus suami dan anak, ternyata membuat saya menulis pun sulit 😦

Namun sejak bergabung bersama IIP saya jadi berusaha meluangkan waktu untuk kembali menulis walaupun masih berupa draft, dan hari ini karena ada Homework, yang harus ditulis melalui media internet entah itu blo, google doc, FB Notes, dll. Jadilah sekalian diangkat sebagai posting perdana setelah lama vakum dari kegiatan menulis blog.

Di IIP, Homework disebut sebagai #NiceHomeWork penambahan kata “Nice” di depan kata Homework, menandakan bahwa PR-nya harus dikerjakan dengan senang hati dan menggunakan hati 🙂

Untuk #NiceHomeWork kali ini, bertema tentang Adab Menuntut Ilmu, yuk langsung aja cuz dengan PR-nya supaya tidak semakin ngelantur. hehehe….. 😀

(more…)

Read Full Post »

persembahyangan Umat Hindu

20 Juli 2011, pukul 08.30 Wita, bus yang akan membawa saya dan teman-teman kantor menuju Lumajang akhirnya berangkat juga. Awalnya saya tidak ingin ikut menuju Lumajang, selain karena tidak ada hubungannya dengan diri saya sendiri juga beberapa pasang mata yang menatap heran dan di sana di mata mereka terlihat pertanyaan “Buat apa Rukia ikut ke Lumajang?”. Tapi apa daya mereka, atasan langsung memaksa saya untuk tetap ikut, “Ngapain kamu sendirian di kantor?” itu komentarnya, jadi saya memutuskan untuk ikut. Apa serunya perjalanan ini? Tentu saja, keseruan yang paling mencolok adalah jadi pusat perhatian, bayangkan saja dari seluruh armada yang berangkat (entah berapa bus) hanya saya yang berjilbab :mrgreen: Keseruan yang lain adalah saya jadi tahu setidaknya sedikit cerita sejarah dari masing-masing tempat yang saya kunjungi dan melihat Umat Hindu Non Bali dengan tata cara yang sedikit berbeda.

Baca Lanjutannya aahh~

Read Full Post »

Tuhan Tidak Adil???

Ini adalah cerita seorang tentang seorang temanku, anggap saja namanya Vivi. Vivi bekerja sebagai agen asuransi di salah satu perusahaan asuransi yang cukup ternama. Selama ini Vivi jarang bermasalah dengan rekan-rekan sesama agen asuransi, walaupun tidak bisa dipungkiri bahwa cukup banyak yang iri terhadanya karena keberhasilannya mencapai target. Masalah muncul ketika salah satu rekannya sebut saja Sonia merebut salah satu clien milik Vivi yang telah diprospek, sebenarnya hal ini cukup sering terjadi di seluruh bidang pekerjaan, saling bersaing secara tidak sehat, tetapi karena Vivi merasa tidak pernah melakukan hal seperti itu kepada rekan-rekannya tentu saja dia sangat kecewa selain itu clien ini lumayan besar preminya. Vivi bertanya atau lebih tepatnya curhat kepada beberapa teman dekatnya, kira-kira seperti inilah percakapan mereka (maaf kalo ada yang salah) :

Lanjutin Bacanya…

Read Full Post »

Karena beberapa waktu terakhir ini saya mainan di dapur terus *lagi getol-getolnya nyoba resep* walaupun saya nggak jago masak, tapi yang penting apa yang saya buat selalu ludes kalo udah ditaruh di meja makan. Jadi postingan kali ini berhubungan dengan dapur. Dan kebetulan juga, saya sedang sedikit berdebat dengan seorang teman yang nggak hobi ke dapur. Dulu sekali *lupa kapan tepatnya* neneknya ibu saya *itu buyut kan namanya* pernah berkata “buat apa perempuan sekolah tinggi-tinggi, toh nanti akan berakhir di dapur juga”. Saya rasa ada yang setuju dan ada yang tidak setuju dengan ucapan nenek buyut saya ini. Teman saya termasuk yang tidak setuju, alasannya karena terkesan mendiskriminasikan perempuan. Sedangkan saya? Saya 50-50 lah untuk soal ini, alasannya?

Lanjutin Bacanya…..

Read Full Post »

Mencintainya, salahkah?

Beberapa waktu lalu seorang teman bertanya padaku, “Salahkah aku jika mencintainya?” Tidak. Tidak ada yang salah dengan mencintai seseorang, berusaha jujur pada diri sendiri selalu lebih baik daripada bersikap munafik dengan berpura-pura membenci orang yang dicintai. Bertindak layaknya orang bodoh di depan orang lain sambil berkata, “kalau bertemu akan kupukul dia” atau dengan kata-kata yang terdengar lebih kejam. Tapi bukan itu yang mau saya bahas di sini.

Lanjutin Bacanya….

Read Full Post »

menolehlah

Seandainya punggung itu bisa ditaruh di depan…

Read Full Post »

Saya + Tuhan = Cukup

~ Mario Teguh

Read Full Post »

Older Posts »