Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘My Diary’ Category

For me, You are still little girl
~Oniisama~

Mungkin dia benar, terutama beberapa hari belakangan ini, sikap saya benar-benar seperti anak kecil, banyak sekali kesalahan yang sudah saya lakukan. Masalah-masalah yang muncul secara bersamaan, saat masalah sebelumnya belum dapat saya selesaikan membuat saya harus membagi-bagi bagian otak saya untuk berpikir. Saya sering sih melakukan pekerjaan ataupun menyelesaikan masalah secara multitasking seperti ini. Tapi kali ini, benar-benar menghancurkan pertahanan saya dalam ber-multitasking, OMG 😐

Selanjutnya…

Advertisements

Read Full Post »

Rainy June

rainy june

Malam ini, hujan turun dan bunyi air yang menghantam jendela membuat malam semakin bertambah sepi. Dan entah kenapa, waktu seolah menarikku mundur ke masa lalu, untuk melihat apa yang telah aku lakukan selama ini dalam hidupku. Meniti kembali arti hidup yang diberi Allah padaku hingga saat ini. Namun tampaknya, aku belum melakukan sesuatu yang berarti dalam hidupku, mungkin karena itulah Allah masih memberiku kesempatan untuk melakukan sesuatu yang berarti.

Lanjut Lagi bacanya

Read Full Post »

Saat Aku Terlalu Takut

Ternyata aku tidak pernah siap menghadapi hidupku, menghadapi setiap tanda yang Engkau beri tentang kelanjutan hidupku. Aku tak pernah mampu mengambil keputusan, jika itu telah berhubungan dengan hatiku. Aku yang selalu berusaha membangun barrier pertahanan dalam jiwaku, seolah-olah tidak menginginkan sesuatu menembusnya. Kau boleh bilang aku pengecut, karena aku memang seorang makhluk pengecut yang bertopeng kekerasan hati. Karena aku memang pengecut yang terlalu takut menatap ketika tahu tanda dari-Mu yang kurasa tak baik untukku. Padahal Kau sudah sangat berbaik hati padaku, memberiku tanda-tanda dan peringatan padaku akan apa yang akan terjadi selanjutnya, tapi apa yang kulakukan? aku hanya berlari menghindari hidupku, menghindari Engkau, walau Kau selalu menarikku keluar.

Maafkan aku, karena aku tidak bisa seperti yang Kau inginkan, karena aku terlalu takut. Bahkan makhluk dalam cermin itupun menertawakanku, tertawa melihat pilihanku yang menurut semua orang adalah sebuah kebodohan. bayangan dalam cermin itu pun telah terlalu sering berteriak agar aku melepaskan topeng ketakutanku, topeng kekerasan hatiku, tapi aku selalu membungkam setiap teriakan itu. Aku tak punya keberanian untuk menatap-Mu, menatap dunia yang telah terlalu keras padaku dan mengeraskan hatiku. Maafkan aku Tuhan, sekali lagi maaf. Dan wahai bayangan dalam cermin, maafkan aku juga, karena aku tak sanggup mengeluarkanmu dari belenggu pertahanan yang kubuat sendiri. Maaf…

Read Full Post »

Ini bukan tentang sebuah buku, walaupun ada bukunya dan saya belum baca :mrgreen:
Ketika saya memutuskan di jalan ini, tak semudah apa yang saya pikirkan, mulai dari pertentangan dalam keluarga, teman-teman, dan lingkungan saya yang notabene plural. Kira-kira 2,5 tahun yang lalu saya memutuskan untuk belajar berhijab, ternyata tak semudah itu berhijab, banyak teman-teman saya yang menganggap saya aneh, semakin aneh tepatnya, dan perlahan bergerak meninggalkan saya. Awalnya saya berpikir, salahkah yang saya lakukan? Tetapi tidak, Allah benar-benar menunjukkan mana teman yang sebenarnya. Dan saat itulah pencarian saya dimulai, pencarian seorang hamba akan Tuhannya.

Lanjutin lagi mbacanya

Read Full Post »

Beberapa hari ini, saya benar-benar hidup di dunia nyata, kembali berinteraksi dengan mahluk Tuhan yang bernama Manusia, tanpa menyentuh komputer sekalipun apalagi internet. Dan sekarang, saya ingin berbagi cerita tentang hidup saya beberapa hari terakhir ini di dunia nyata :mrgreen:

06 Maret 2009

Seharusnya hari jumat menjadi hari pendek untuk menyambut weekend esok hari, tapi, jumat ini justru menjadi hari yang super sibuk, karena ada pengajian 40 hari untuk almarhum nenek saya. kerja kerja dan kerja, dari pagi sampai malam. Rencana mau ngenet malam hari gagal total, karena badan rasanya dah mo hancur, lagian sudah terlalu malam juga, karena besok kegiatan baru telah menanti.

Lanjut yukzzz

Read Full Post »

UAS telah selesai, senang? tentu saja. Tapi, tak berapa lama juga kesenangan itu bertahan, karena sebuah telpon dari saudara saya yang mengabarkan bahwa nenek saya meninggal. What, meninggal? 😯 reaksi standar plus ucapan “Innalillahi wa inna ilaihi rojiun”. Sedih? sedikit, hanya kaget saja, karena saya janji bakal pulang setelah sidang skripsi selesai, ternyata nenek saya duluan dipanggil Allah. Mungkin tingkat kesedihan saya yang tergolong kecil ini karena saya sangat super jarang ketemu nenek saya yang satu ini, tapi ini masalah lain. Akhirnya, saya dapet tiket untuk berangkat menuju Malang besok sorenya.
Lanjutin Bacanya

Read Full Post »

To laugh often and love much
To win the respect of intellingent persons and the affection of children
To earn the approbation of honest citizens and endure the betrayal of false friends
To appreciate beauty
To find the best in others
To give of one’s self
To leave the world a bit better, whether by a healthy child, a garden patch or a redeemed social condition
To have played and laughed with enthusiasm and sung with exultation
To know even one life has breathed easier because you have lived
This is to have succeeded.
— Ralph Waldo Emerson —

Read Full Post »

« Newer Posts - Older Posts »