Saya + Tuhan = Cukup
~ Mario Teguh
Saya + Tuhan = Cukup
~ Mario Teguh
Posted in Life | Tagged Cukup, Enough, God, Hidup, Life, Me, Saya, Tuhan | 7 Comments »
Kemarin, Ibu dan adik saya diajak ngobrol oleh seorang polisi ketika mereka sedang berada di salah satu tempat pengobatan alternatif, berikut ini sedikit isi perbincangan mereka (cuma bagian inti aja)
Polisi : “Loh bu, kok anaknya dibawa kesini? Aneh, harusnya itu ke dokter.”
Ibu : ”Oh, iya pak. Ke dokter juga sudah pak, cuma mencari alternatif lain saja.”
Polisi : “Bukan penyakit parah harusnya ya cuma ke dokter saja, tidak perlu sampai kemari.”
Adik : “Terserah gw lah mo kemana.” (bergumam nggak jelas)
Polisi : “Saya ini polisi lho.”
Ibu dan adik : “…..”
Posted in Catatan Hidup, Dakwah, Religi | Tagged agama, bangga diri, sombong | 38 Comments »
Ibu : “RUKIIIAAAA….”
Ibu : “Kamu habis perang atau kapalmu baru karam???”
Saya : “Kenapa sih.”
Ibu : “Kenapa-kenapa lagi, bereskan SEKARANG.”
Saya : “Iya, bentar. Lagi nggak mood nih.”
Ibu : “SEKARANG” seraya ngambil sapu buat mentungin saya kayaknya
Posted in Catatan Hidup, Life, My Diary | Tagged Ibu, Mood, Mother | 26 Comments »
For me, You are still little girl
~Oniisama~
Mungkin dia benar, terutama beberapa hari belakangan ini, sikap saya benar-benar seperti anak kecil, banyak sekali kesalahan yang sudah saya lakukan. Masalah-masalah yang muncul secara bersamaan, saat masalah sebelumnya belum dapat saya selesaikan membuat saya harus membagi-bagi bagian otak saya untuk berpikir. Saya sering sih melakukan pekerjaan ataupun menyelesaikan masalah secara multitasking seperti ini. Tapi kali ini, benar-benar menghancurkan pertahanan saya dalam ber-multitasking, OMG
Posted in Catatan Hidup, Life, My Diary | Tagged Gomen na sai, powerless | 12 Comments »
Winner… adakah yang tidak suka jadi pemenang? Saya rasa semua orang senang jika jadi pemenang. Dan saat ini, kita semua sedang menanti hasil pasti, siapakah yang akan jadi pemenang perebutan kursi presiden dan wakil presiden. Sedikit berpolitik, walaupun saya tidak tahu banyak soal politik. Lanjutin Bacanya
Posted in Indonesia, Perdamaian, Politic | Tagged Kursi Panas, Pemilu 2009, Pileg, Pilpres | 12 Comments »
Malam ini, hujan turun dan bunyi air yang menghantam jendela membuat malam semakin bertambah sepi. Dan entah kenapa, waktu seolah menarikku mundur ke masa lalu, untuk melihat apa yang telah aku lakukan selama ini dalam hidupku. Meniti kembali arti hidup yang diberi Allah padaku hingga saat ini. Namun tampaknya, aku belum melakukan sesuatu yang berarti dalam hidupku, mungkin karena itulah Allah masih memberiku kesempatan untuk melakukan sesuatu yang berarti.
Posted in Catatan Hidup, Life, My Diary | Tagged June | 13 Comments »
Ternyata aku tidak pernah siap menghadapi hidupku, menghadapi setiap tanda yang Engkau beri tentang kelanjutan hidupku. Aku tak pernah mampu mengambil keputusan, jika itu telah berhubungan dengan hatiku. Aku yang selalu berusaha membangun barrier pertahanan dalam jiwaku, seolah-olah tidak menginginkan sesuatu menembusnya. Kau boleh bilang aku pengecut, karena aku memang seorang makhluk pengecut yang bertopeng kekerasan hati. Karena aku memang pengecut yang terlalu takut menatap ketika tahu tanda dari-Mu yang kurasa tak baik untukku. Padahal Kau sudah sangat berbaik hati padaku, memberiku tanda-tanda dan peringatan padaku akan apa yang akan terjadi selanjutnya, tapi apa yang kulakukan? aku hanya berlari menghindari hidupku, menghindari Engkau, walau Kau selalu menarikku keluar.
Maafkan aku, karena aku tidak bisa seperti yang Kau inginkan, karena aku terlalu takut. Bahkan makhluk dalam cermin itupun menertawakanku, tertawa melihat pilihanku yang menurut semua orang adalah sebuah kebodohan. bayangan dalam cermin itu pun telah terlalu sering berteriak agar aku melepaskan topeng ketakutanku, topeng kekerasan hatiku, tapi aku selalu membungkam setiap teriakan itu. Aku tak punya keberanian untuk menatap-Mu, menatap dunia yang telah terlalu keras padaku dan mengeraskan hatiku. Maafkan aku Tuhan, sekali lagi maaf. Dan wahai bayangan dalam cermin, maafkan aku juga, karena aku tak sanggup mengeluarkanmu dari belenggu pertahanan yang kubuat sendiri. Maaf…
Posted in My Diary | 14 Comments »
Ada sebuah kejadian yang kebetulan saya lihat di televisi yang mempertontonkan kesenjangan sosial antara kehidupan si kaya dan si miskin. Ketika rakyat miskin sibuk mengantri BLT, rakyat yang memiliki kemampuan lebih justru sibuk mengantri untuk membeli sepatu impor. Namun, bukan hanya karena berita itu saja yang menyebabkan saya ingin menulis. Hari ini, seorang teman dengan sangat senangnya bercerita pada saya tentang kegiatan perburuannya
Posted in Indonesia, Life | Tagged Gaya Hidup, Kemiskinan, Konsumtif | 38 Comments »
Bali libur lagi
Lha apa hubungannya sama judul ya? Tapi, tenang tetap ada hubungannya kok, cuma memang disengaja milih judul yang melibatkan bumi
Posted in Bali, Life | Tagged Adat, Budaya, Hindu, Nyepi, Tradisi | 21 Comments »
Judul Buku : No One’s Perfect
Penulis : Hirotada Ototake
Penerbit : Elex Media Komputindo (Jakarta)
Tebal Buku : 240 Halaman
Tahun Terbit : November 2007, cetakan ketiga
Posted in Life, Rekomendasi Buku, Resensi | Tagged Biografi, Hirotada Ototake, No One's Perfect, Tetra-Melia | 8 Comments »